Menyambut Baik Surat Edaran Mendikbud di Sumatera Utara

Menyambut Baik Surat Edaran Mendikbud di Sumatera Utara

Oleh: Alexander Firdaust Meliala

Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia untuk mengutamakan dan membudayakan pendidikan karakter di dunia pendidikan sebagaimana telah dicanangkan melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), Mendikbud Muhadjir Effendy telah mengeluarkan surat edaran bernomor 21042/MPK/PR/2017 bertanggal 11 April 2017.
Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan di daerah agar menginstruksikan kepada seluruh satuan/lembaga pendidikan/sekolah baik di tingkat PAUD/SD/SMP/SMA/SMK untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pagi, serta menempel gambar pahlawan di dinding kelas.
Dalam pelaksanaanya kemudian, surat edaran ini dimaksudkan sebagai pemacu untuk membangkitkan nasionalisme dan patriotisme, sekaligus memantabkan pembinaan cinta Tanah Air, dan bela negara terhadap para peserta didik.
Surat edaran bernomor 21042/MPK/PR/2017 yang dikeluarkan Mendikbud ini tentu pantas disambut baik oleh satuan lembaga pendidikan/sekolah diseluruh Sumatera Utara, khususnya dalam rangka memperkenalkan pahlawan nasional daerah ini kepada para peserta didik (siswa).
Hingga saat ini ada beberapa nama-nama Pahlawan Nasional dari Sumatera Utara, diantaranya Abdul Haris Nasution, Adam Malik, Amir Hamzah, Donald Izacus Panjaitan, Ferdinand Lumbantobing, Djamin Ginting, Kiras Bangun, Sisingamangaraja XII, Tahi Bonar Simatupang, dan Zainul Arifin. Dari kesekian nama Pahlawan Nasional tersebut, mungkin hanya sebagian yang familiar dikenal secara luas, khususnya para peserta didik.
Melaksanakan surat edaran Mendikbud dalam rangka memperkenalkan Pahlawan Nasional daerah ini tidak hanya dimaksudkan sekedar asal hafal nama dan tanggal lahir mereka, serta bukan pula asal sekedar tahu apa jasa-jasa mereka.  Lebih daripada itu, mengenal pahlawan berarti juga memahami alasan tindakan mereka, sehingga dengan demikian, generasi muda diharapkan dapat mewarisi rasa cinta terhadap Tanah Air