Ini 4 Kegiatan Baru yang Bakal Dijalankan Rano Karno Setelah Lengser dari Gubernur

Ini 4 Kegiatan Baru yang Bakal Dijalankan Rano Karno Setelah Lengser dari Gubernur
Sipayo.com – Rano Karno sebentar lagi akan melepas jabatannya sebagai Gubernur Provinsi Banten setelah kalah dari rivalnya pada Pilkada serentak yang berlangsung beberapa bulan lalu.

Lalu, kegiatan apa yang akan dilakukan pria yang dulu sangat terkenal dipanggung dunia hiburan nasional tersebut?

Ternya, kakak Suti Karno ini sudah menyiapkan sejumlah kegiatan. Berikut adalah empat diantaranya:

1. Kembali ke dunia hiburan

Rano Karno sepertinya belum bisa meninggalkan dunia yang telah melambungkan namanya itu. Aktor berusia 56 tahun ini dikabarkan akan kembali berkarya.

Kabar tersebut senter diberitakan setelah beberapa waktu lalu dia mengumpulkan artis Si Doel Anak Sekolahan, seperti Cornelia Agatha, Maudy Kusnaedi, Mandra, Suti Karno, dan Ahong.

“Canda tawa melepas rindu bersama keluarga si doel, kurang maknya’…kira kira ada apa ya di balik pertemuan keluarga si doel?,” tulis Rano saat mengunggah foto kebersamaan mereka di akun Instagram pribadinya.

Hingga kini memang belum ada kejelasan, apakah nantinya Rano akan kembali membuat lanjutan Sinetron yang pernah melambungkan namanya itu.

2. Ngemong cucu

Pada usia yang kini telah menginjak 56 tahun. Rano Karno sudah dikaruniai dua orang cucu. Mereka adalah Amara Shaqila Widyarma dan Nada Masivha Widyarma.

Keduanya merupakan anak dari Raka Widyarma, anak pertama Rano Karno. Foto-foto kedekatan Rano dan cucunya banyak tersebar di media sosial akhir-akhir ini.

3. Bercocok tanam hidroponik

Bercocok tanam hidroponik juga diyakini bakal digeluti Rano Karo setelah lengser dari jabatan gubernur. Hal tersebut terlihat dari beberapa foto-foto yang diunggah di akun instagram pribadinya.

4. Mikrofon pelunas utang

Dalam sebuah episode reality show Mikrofon Pelunas Utang, Rano tampil sebagai juri tamu.Mikrofon Pelunas Hutang merupakan program adaptasi dari acara Mic On Debt Off yang berasal dari Thailand. Untuk penayangannya di Indosiar terdapat beberapa penyesuaian dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya Indonesia.

Pada setiap episodenya sendiri, ditampilkan dua peserta yang menceritakan problematika kehidupan yang mereka alami hingga terbelit hutang.

Sebagai syarat mendapatkan kesempatan memperoleh uang untuk melunasi hutang, maka peserta diharuskan menyanyikan sebuah lagu yang akan dikomentari langsung penampilannya.