Karakter 4 Generasi, Baby Boomer, X, Y, dan Z dalam Dunia Pekerjaan

Karakter 4 Generasi, Baby Boomer, X, Y, dan Z dalam Dunia Pekerjaan
Sipayo.com – Dalam teori generasi (Generation Theory) dikenal 4 generasi manusia masa kini berdasarkan tahun kelahiran, yakni Generasi Baby Boomer (1945-1960), Generasi X (1961-1980), Generasi Y (1981-1995), dan Generasi  Z (Setelah 1995).

Dalam dunia lingkungan kerja, masing-masing generasi dianggap mencerminkan etos kerja hingga pola pikir yang dipengaruhi oleh generasinya. Berikut adalah rangkumannya:

1. Generasi Baby Boomer (1945-1960)

Karakter Umum: Pada masa mudanya, generasi ini cenderung berpikiran terbuka dan tak jarang suka membelot. Namun, di atas usia 30 tahun, Baby Boomers cenderung lebih konservatif.

Ciri Khusus:
– Anti peperangan,
– Anti pemerintah,
– Menganggap bahwa tak ada yang tak mungkin,
– Menjunjung kesetaraan hak dan kesempatan,
– Sangat setia kepada keluarga (terutama anak-anak),
– Dapat mempengaruhi orang lain,
– Optimis dan ambisius,
– Fokus pada pengembangan diri,
– Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,
– Berorientasi pada kelompok.

Lingkungan Kerja Yang Disukai:
– Hirarki perusahaan cenderung datar,
– Demokratis,
– Memberikan kesempatan yang sama pada para pekerjanya,
– Suasana hangat dan ramah di kantor.

Kewajiban Kerja:
– Mengharapkan semua pekerja menjadi workaholics,
– Tidak menyukai konflik,
– Tak suka dengan perubahan,
– Cenderung menghakimi saat merasa sependapat dengan rekan kerja,
– Self-centered

Etika Dalam Bekerja:
– Dapat bekerja lebih keras saat mendapatkan motivasi,
– Workaholic
– Memiliki daya tahan kerja yang baik demi mengembangkan diri,
– Mementingkan kualitas dalam bekerja,
– Mementingkan efisiensi kerja.

Komunikasi:

– Suka berbicara ’empat mata’ dibandingkan melalui telepon aau e-mail,
– Saat ditanya akan menjawab seperlunya dan berharap ditanya lebih lanjut,
– Tidak suka dengan manipulasi bahasa,
– Diplomatis.

Umpan Balik dan Pengharapan: Tidak suka menerima kritik. Uang dan pengakuan dari lingkungan adalah target mereka. Gengsi menjadi urutan pertama dalam kehidupan sosial.

Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi: Tidak seimbang; generasi ini hidup untuk bekerja. Meski begitu, loyalitas dan dedikasi dalam bekerja menjadi poin positif bagi Baby Boomer.

2. Generasi X (1961-1980)

Karakter Umum: Generasi X dikenal dengan istilah the latchkey kids atau anak yang sering merasa sendirian akibat kerap ditinggal bekerja oleh orangtua. Dasar ini membuat generasi x menjadi lebih mandiri.

Ciri Khusus:
– Mandiri,
– Pragmatis,
– Mementingkan kesinambungan,
– Menyenangkan,
– Berpikiran luas,
– Suka dengan keragaman,
– Memiliki jiwa pengusaha,
– Memiliki ekspektasi kerja tinggi,
– Lebih menyukai pekerjaan yang tidak formal,
– Cenderung skeptis.

Lingkungan Kerja Yang Disukai:
– Suasana kantor yang tidak kaku,
= Jenjang karier yang jelas dan cepat,
– Suasana kantor dengan cara kerja yang efesien dan fleksibel,
– Informasi yang jelas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan manajemen perusahaan.

Kewajiban Kerja:
– Tidak menyukai kekuasaan dari pihak tertentu,
– Tidak suka dengan persyaratan kerja yang kaku,
– Tidak sabar, sinis, menolak aturan,
– Tidak memiliki prospek jangka panjang,
– Tidak memahami dengan sikap optimis dari generasi Baby Boomer.

Etika Dalam Bekerja:
– Skeptis, mandiri,
– Bekerja pintar – efisiensi cara dan waktu – dengan hasil yang bagus.
– Menyukai struktur yang jelas dalam perusahaan,
– Meminimalisir pekerjaan.

Komunikasi:
– Tidak suka berbasa-basi,
– Daripada penjelasan melalui personal chat, generasi ini lebih suka melalui e-mail,
– Cara berkomunikasi yang informal,
– Suka berbicara lugas dan langsung pada inti pembicaraan.

Umpan Balik dan Pengharapan: Kritik dan saran menjadi hal yang dicari generasi X agar efesien dalam bekerja.

Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi: Mereka bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja, sehingga kehidupan antara pekerjaan, pribadi, dan keluarga cenderung seimbang.

3. Generasi Y (1981-1995)
Karakter Umum: Generasi Y menyukai hidup seimbang. Mereka pekerja keras, namun tetap mementingkan ‘me time’. Mereka bisa diandalkan dalam hal kedisiplinan kerena besar dengan aturan ospek di masa muda. Hidupnya banyak dipengaruhi perkembangan teknologi.

Ciri Khusus:
– Realistis,
– Disiplin,
– Mementingkan prestasi kerja,
– Penuh keinginan,
– Memiliki kepercayaan diri yang baik,
– Memanfaatkan teknologi,
– Suka dengan perbedaan,
– Memiliki toleransi yang tinggi.

Lingkungan Kerja Yang Disukai:

– Suasana kerja yang kekeluargaan,
– Fleksibilitas,
– Selalu memberikan tantangan baru,
– Kolaborasi antar rekan kerja yang baik.

Kewajiban Kerja:
– Pekerja keras,
– Berekpektasi tinggi,
– Mematuhi deadline,
– Membutuhkan struktur yang jelas dalam bekerja,
– Berorientasi pada cara kerja,
– Lembur bukan masalah besar,
– Tempat kerja adalah rumah kedua.

Etika Dalam Bekerja:
– Ambisius, multitasking,
– Selalu mencari tantangan,
– Suka membangun usaha sendiri,
– Giat dan ulet bekerja.

Komunikasi:
– Ketika hal yang diperbincangkan sangat serius, lebih baik bicara empat mata walaupun diawali dengan chat personal,
– Meski sopan, namun tidak suka dengan pembicaraan dengan gaya serius,
– Menyapa lebih dulu.


Umpan Balik dan Pengharapan: Mereka akan bertanya dan meminta kritik dan saran. Rewards terbaik adalah perasaan ketika pekerjaanya dinilai berarti bagi hal-hal tertentu.

Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi: Keseimbangan gaya hidup dan pekerjaan menjadi hal yang paling penting. Karenanya, mereka cenderung mencari pekerjaan yang dapat menunjang gaya hidup. Jika tidak, mereka cenderung berhenti dari pekerjaan tersebut.


4. Generasi Z (Setelah tahun 1995)

Karakter Umum: Generasi ini merupakan pergeseran dari generasi Y yang biasa disebut generasi millenial. Hidupnya sangat tergantung pada teknologi, gadget, dan aktivitas di sosial media. Mereka mementingkan popularitas, jumlah followers dan banyak like. Karena sangat idealis, mereka jadi susah diarahkan.

Ciri Khusus:
– Independen,
– Keras kepala,
– Pragmatis,
– Selalu terburu-buru,
– Penuh keinginan,
– Percaya diri tinggi,
– Suka dengan perbedaan,
– Ingin hasil instan dan cepat,
– Suka menjadi pusat perhatian,
– Suka perubahan,
– Memiliki toleransi yang tinggi.

Lingkungan Kerja Yang Disukai:
– Fleksibilitas, selalu memberikan tantangan baru,
– Suasana kerja yang kreatif dan menyenangkan,
– Tidak ingin dibatasi struktur sosial yang kaku,
– Kolaborasi antar rekan kerja yang baik,
– Ingin santai dan tidak suka kerja keras.

Kewajiban Kerja:
– Kurang kemampuan dalam membuat kesepakataan dengan pihak yang dirasa sulit,
– Tidak sabar, tidak disiplin, kurang sopan, eskpektasi tinggi,
– Membutuhkan pengarahan,
– Tidak melihat seseorang dari jabatannya.

Etika Dalam Bekerja:
– Suka membangun usaha sendiri,
– Senang dan cepat tanggap akan hal-hal baru,
– Tidak senang dikritik.

Komunikasi:
– Sering menggunakan chat personal, media sosial, e-mail dalam berkomunikasi,
– Cara berbicara sering dianggap kurang sopan, tidak teratur, dan sedikit asal,
– Memiliki banyak istilah gaul dalam berbahasa,
– Mudah mengungkapkan pendapat atau berkomentar,
– Sulit mengucapkan maaf dan terima kasih.

Umpan Balik dan Pengharapan: Mereka haus pujian. Ketika pekerjaan yang mereka lakukan berhasil, pujian akan memotivasi mereka lebih baik lagi.

Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi: Generasi Z tidak suka kekakuan, karena mereka terbiasa mengikuti perkembangan zaman yang terus berubah. Pekerjaan merealisasikan hobinya. Selama mereka bisa bersenang-senang, mereka akan baik-baik saja dalam pekerjaan.