Menyedihkan! Pengungsi Sinabung Harus Jual Beras untuk Dapat Air

Menyedihkan! Pengungsi Sinabung Harus Jual Beras untuk Dapat Air
Sipayo.com – Pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung yang berasal dari Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya, untuk mendapatkan air bersih saja mereka harus menjual beras terlebih dahulu.

Kondisi tersebut terjadi terhadap pengungsi di posko Korpri Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, dimana kejadian menyedihkan tersebut telah terjadi dalam kurun setahun belakangan.

Untuk mendapatkan air, mereka terpaksa menjual beras untuk membeli minyak agar dapat menyalatkan mesin penyedot air. Air yang dihasilkan juga tidak bersih, bahkan cenderung tidak layak dikonsumsi. Terkadang ada warga yang terserang gatal-gatal setelah mengkonsumsi air.

“Jika warga kehabisan stok minyak, maka stok beras yang ada di posko dijual terlebih dahulu sebanyak tiga karung ukuran 15 kilogram per karung. Hasil penjualan beras kemudian digunakan membeli bahan bakar untuk menyalakan mesin penyedot air,” ujar pengungsi Jenda Min Br Sembiring dan Susiana Br Sembiring.

Dengan kondisi tersebut, warga pengungsi Sinabung berharap pemerintah segera memenuhi kebutuhan air pengungsi, mengingat air merupakan salah satu kebutuhan pokok.

Pengungsi di Posko Korpri juga menambahkan, bahwa kondisi krisis air bersih di posko tempat pengungsian tempat telah terjadi sejak setahun belakangan. Bila dulunya stok air selalu ditambah dengan diantar menggunakan mobil tangki, namun kini sudah tidak lagi.