Toge Panyabungan Menu Berbuka Puasa Khas dari Madina

Toge Panyabungan Menu Berbuka Puasa Khas dari Madina
Sipayo.com – Toge panyabungan, begitulah nama bubur khas Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) yang menjadi hidangan paling diburu saat bulan puasa tiba.

Saat berada di Madina, belum lengkap rasanya bila belum mencicipi hidangan khas saat bulan puasa bernama toge. Toge adalah nama yang unik untuk makanan sejenis bubur tersebut menjadi ciri khas dan paling diburu karena rasanya yang manis, sehingga cocok sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.

Makanan ini diolah dengan bahan dasar ketan dan tape singkong yang dilengkapi kuah santan dan gula aren, membuat panganan ini terasa nikmat dan manis, ketika disantap sebagai menu berbuka puasa.

Tak heran, setiap bulan puasa tiba, permintaan toge Penyabungan semakin meningkat, terutama saat-saat menjelang waktu berbuka.

Yang membuat toge terasa semakin istimewa bagi penikmanya adalah proses pembuatan toge yang seluruhnya dimasak langsung dengan bahan-bahan alami tanpa campuran bahan lain, mulai dari ketan hitam, lupis, tape singkong, buah kuldi, hingga candil hijau. Semua berbahan dasar ketan yang diolah sendiri.

Memasak toge pun menggunakan kayu bakar dan dengan cara tradisional. Semua proses ini dikerjakan dengan teliti, hingga menghasilkan hidangan yang enak dan nikmat.

Bagi penikmatnya, toge memang sangat cocok disantap saat buka puasa. Rasa manis di lidah membuat dahaga saat berpuasa sekejap akan hilang.

“Bagi anda yang tak sempat mencicipi toge, di toko penjualannya, disini juga disediakan toge yang sudah dikemas dengan harga 5 ribu rupiah per porsi dan bisa disantap di rumah,” ujar Endra salah seorang penikmat toge.