Bandar Sabu Asal Aceh Ditembak Mati di Langkat

Sipayo.com – Tim Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menembak mati dua dari tiga bandar narkoba asal Aceh, Sabtu (3/6/2017) malam di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Penembakan dilakukan oleh aparat karena tersangka kabur dan melawaan saat akan ditangkap. Kedua tersangka yang tewas bernama Mahdi alis Penglima Mahdi warga Dusun Kuta Peutek, Desa Gureb Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, dan Ridwan warga Desa Kambam, Kecamatan Muara Baru, Aceh. Sementara tersangka yang masih hidup, Zahri, Warga Aceh diboyong ke Markas Polda Sumatera Utara untuk pengembangan dan penyelidikan.

Penangkapan ketiga bandar narkoba tersebut, berawal dari adanya informasi pengiriman narkotika jenis sabu-sabu asal Aceh menuju Kota Medan dengan menggunakan mobil minibus BK 38 DI berwarna hitam.

Ketika melintas di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, ketiganya dihentikan polisi yangs udah mengetahui identitas kenderaan mereka. Saat dihentikan, para pelaku berupaya kabur, sambil mengacungkan senjata yang mereka miliki ke arah petugas. Polisi pun langsung mengambil tindakan tegas dengan menembak mati satu dari dua pelaku.

Dari dalam mobil yang dikenderai ketiga pelaku, polisi menyita barang bukti 5 kilogram sabu-sabu yang masih terbungkus dalam kemasan teh rafinasi. Polisi juga menyita sepucuk senjata api otomatis jenis baretta lengka pdengan amunisinya, telepon seluler, dan dua dompet milik pelaku yang berisikan pas foto berseragam tentara Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Hingga Minggu pagi, jenazah kedua bandar narkoba masih disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan untuk dilakukan otopsi. Sementara satu bandar lainnya diboyong ke Markas Polda Sumut untuk dilakukan pengembangan dan penyidikan guna mengungkap jaringan narkoba para pelaku.