Gawat, 50% Peredaran Narkoba Dikendalikan Dari Lapas

Gawat, 50% Peredaran Narkoba Dikendalikan Dari Lapas

Budi Waseso (int)

Sipayo.com – Lembaga pemasyarakatan atau Lapas seharusnya berfungsi sebagai tempat pembinaan masyarakat yang terjerat dalam kasus kriminal.

Namun, fungsi lapas sepertinya jauh dari harapan semua pihak, setidaknya untuk kasus-kasus peredaran gelap narkotika. Hal ini menyebabkan lapas mendapatkan pandangan negatif dari masyarakat.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso dikantor BNN, Cawang, jakarta Timur pada kamis (15/6) membenarkan bahwa 50% peredaran narkotika di Indonesia ternyata dikendalikan oleh narapidana dari dalam lapas.

Melihat tinggi peredaran narkoba, BNN meminta tingkat keamanan didalam lapas ditingkatkan, jadi kedepannya tidak ditemukan lagi masalah-masalah yang sama. Buwas juga berharap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk memperbaikinya.

“Jaringan Narkotika ini tahu, mereka ingin mengikuti kekuatan negara. Dengan mempelajari oknum-oknum mana yang bisa dibeli,” ungkap Buwas.

Buwas juga menyampaikan, bahwa penghuni lapas di Indonesia 70% dihuni oleh yang terlibat kasus narkoba. sedangkan sisanya berasal dari beragam kasus, seperti korupsi, tindak kriminalitas umum, da terorisme.