Inilah 3 Rencana Tindak Lanjut Gerakan Karo Tolak Narkoba

Inilah 3 Rencana Tindak Lanjut Gerakan Karo Tolak Narkoba

Foto: Perwakilan Gerakan Karo Tolak Narkoba Bertemu Kepala BNN Budi Waseso

Sipayo.com – Genderang perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) di Kabupaten Karo akan terus berlanjut. Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Gerakan Karo Tolak Narkoba (#GerakanKaroTolakNarkoba), Arya Sinulingga sebagaimana rilis yang diterima Sipayo.com, Rabu (28/6/2017).

Arya Sinulingga mengungkapkan, setelah selesai melakukan pemasangan spanduk #GerakanKaroTolakNarkoba di seluruh desa-desa di Kabupaten Karo, maka gerakan selanjutnya pun akan terus dilaksanakan.

“Setelah selesai memasang spanduk tolak narkoba di seluruh desa-desa di Kabupaten Karo yang kurang lebih sekitar 250 desa, maka akan ada langkah selanjutnya yang kita lakukan dalam rangka bergerak secara lebih nyata untuk membersihkan Kabupaten Karo dari Narkoba,” ujarnya.

Secara rinci Arya menyebut langkah-langkah nyata tersebut, diantaranya:

– Mempersiapkan kurikulum anti narkoba dan diajukan ke Pemkab Karo untuk kemudian dapat diterapkan terhadap sekolah tingkat SD dan SMP, dan diajukan ke Pemprovsu untuk sekolah tingkat SMA.

– Mencari sekolah yang bisa dijadikan program percontohan penerapan kurikulum anti narkoba di Karo

= Menyiapkan usulan Ranperda Anti Narkoba untuk diajukan ke Pemkab Karo dan DPDR Karo.

“Dengan langkah setahap demi setahap, maka kita yakin peredaran narkoba akan benar-benar bersih dari Taneh Karo Simalem kedepannya,” ujar Arya dengan penuh optimis.

Sebelumnya pada, Selasa (13/6/2017) lalu, Arya bersama dua perwakilan #GerakanKaroTolakNarkoba telah bertemu dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas) di Kantor BNN di Jl. Letjen M.T. Haryono No.11, Kramatjati, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, ada empat poin hasil pertemuan, salah satunya adalah mengusulkan ke BNN agar Karo menjadi kabupaten percontohan bebas narkoba di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, #GerakanKaroTolakNarkoba pada awalnya muncul dari grup di WhatsApp. Gerakan ini mengemuka atas keprihatinan sejumlah pihak atas peredaran narkoba yang kian marak di Kabupaten Karo.