Terpidana Mati Ajarkan Warga Binaan Mengaji di Lapas Tanjung Gusta

Sipayo.com – Seorang narapidana yang divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Tanjung Balai lantaran memiliki narkoba jenis sabu seberat 20 kg, kini lebih aktif mengajarkan warga binaan mengaji dan sholad.

Hal tersebut dilakukan oleh Alim Nasutiona, terpidana mati yang selama 4 tahun belakangan telah menjalani hukuman di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.

Meski telah divonis hukuman mati tidak lantas membuat Alim frustasi dan putus asa. Namun, kini dirinya lebih aktif menghabiskan waktu, mulai dari membersihakan masjid, adzan, dan bahkan menjadi Imam saat melaksanakan sholad berjamaah di dalam areal lembaga pemasyarakatan.

“Aku berharap tetap tegar, meski telah divonis hukuman mati. Dari kesalahan yang telah aku lakukan, kini diriku terpangil untuk memperdalam ilmu agama Islam,” ujarnya.

Pria berjanggut yang selalu mengenakan lobe putih itu pun dikenal sebagai sosok orang sederhana dan selalu mengajak narapidana lainnya untuk beribadah.