Warga Asing Mendaki Gunung Sinabung Saat Erupsi, Ini Kata Bupati Karo

Warga Asing Mendaki Gunung Sinabung Saat Erupsi, Ini Kata Bupati Karo

Warga yang mendaki gunung sinabung saat erupsi (int)

Sipayo.com – Dua orang warga negara asing nekat mendaki Gunung Sinabung meski tengah terjadi erupsi pada 20 Juli 2017 lalu. Video pendaki tersebut kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya kondisi Sinabung kini dalam status awas, sehingga jangankan untuk didaki, untuk didekati saja sebenarnya dilarang.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengakui aktivitas Gunung Sinabung masih tinggi masih tinggi.

“Dengan tingginya aktivitas Sinabung, pihak PVMBG juga menghimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan – Tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara – Timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor Utara – Timur dari puncak Gunung Sinabung,” demikian himbauan PVMBG baru-baru ini.

Terkait warga asing yang telah membuat heboh karena nekat mendaki Gunung Sinabung meski sangat dilarang. Bupati Karo Terkelin Brahamana juga mengaku telah mendengar kabar tersebut.

“Ba­gaimana kebena­ran­nya, siapa dan dari negara ma­na kedua turis itu masih kita jejaki. Kalau itu terjadi, sudah jelas melanggar aturan dan wa­jib itu dipe­riksa,” ujar bu­pati, Selasa (25/7/2017) di Kabanjahe.

Bupati juga tetap mengingatkan agar masyarakat dan para turis selalu waspada dan melarang mereka untuk masuk ke zona merah Sinabung.

“Kejadian ini tetap meng­ingatkan kita untuk tetap was­pada dan dilarang keras me­masuki wilayah zona merah,” tegas bupati.