Astaga! Perjalan Dinas 50 Anggota DPRD Medan Diduga Fiktif

Astaga! Perjalan Dinas 50 Anggota DPRD Medan Diduga Fiktif

Foto: Kantor DPRD Kota Medan

Sipayo.com – Adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait perjalanan dinas dan penginapan fiktif, 50 Anggota DPRD Kota Medan periode 2014-2019 pada tahun 2016, senilai Rp1,2 miliar, ternyata diakui mantan PLT Sekretaris Dewaan (Sekwan) DPRD Medan, Alida atau Uni.

Alida angkat bicara terkait merebaknya isu temuan BPK terkait perjalanan dinas dan penginapan fiktif 50 Anggota Dewan senilai Rp1,2 miliar. Alida mengkonfirmasi kebenaran temuan tersebut, namun ia mengaku tidak mengetahui perkembangan dana oleh Anggota Dewan.

Mantan Plt Sekwan DPRD Medan tersebut mengatakan, pada bulan Agustus dan Semptember 2016 lalu, dirinya sudah menghimbau kepada seluruh Anggota DPRD Medan untuk mengembalikan biaya perjalanan dinas fiktif ini. Namun hingga kini, dirinya tidak mengetahui secara pasti apakah dana tersebut telah dikembalikan atau tidak.

Sementara itu, sejumlah Anggota DPRD Kota Medan yang dihubungi maupun bertemu langsung dengan awak media, masih enggan memberikan keterangan. Namun sebagian diantara mereka, mengaku sudah mengembalikan dana yang dimaksud, walau jumlahnya tidak sama dengan yang tertera dalam hasil audit BPK.

Sebelumnya dalam dokumen konsep temuan BPK, ditemukan adanya jumlah kelebihan pembayaran biaya penginapan 50 Anggota DPRD Medan senilai Rp1,2 miliar di 13 Hotel Berbintang di berbagai daerah, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, dan beberapa kota lainnya, yang tidak dapat dipertanggung jawabkan pihak Sekretariat DPRD Medan.