Inspektorat Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Perjalanan Fiktif 50 Anggota DPRD Medan

Inspektorat Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Perjalanan Fiktif 50 Anggota DPRD Medan

Foto: Kantor DPRD Kota Medan

Sipayo.com – Pihak Inspektorat Kota Medan, mengaku sudah menindaklanjuti kasus temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang perjalanan dinas atas penginapan fiktif, 50 Anggota DPRD Kota Medan, pada APBD tahun 2016.

Namun demikian, seperti apa tindaklanjut persoalan yang merugikan uang negara sebesar Rp1,2 miliar tersebut, Kepala Inspektorat Kota Medan, enggan menyebutkannya.

Kepala Inspektorat Kota Medan, Farid Wajedi, saat ditemui, mengaku sudah menidaklanjuti persoalan tersebut, karena merupakan wewenang mereka untuk menindak pelaksana Anggaran Belanja Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Medan yang menyimpang.

Namun saat ditanya, sejauh mana tindak lanjut yang dilakukan pihak Inspektorat, apakah uang tersebut, seluruhnya sudah dikembalikan ke APBD, Kepala Inspektorat terkesan enggan membeberkannya. Namun yang jelas, menurutnya persoalan ini sudah ada tindak lanjut, bahkan Wakil Walikota Medan yang menandatanginya.

Inspektorat Medan juga tidak berani mengatakan, apakah uang tersebut sudah dikembalikan seluruhnya apa belum, oleh Anggota DPRD Medan.

Berdasarkan APBD Kota Medan tahun 2016, pada Sekretariat DPRD Medan telah dianggarkan belanja barang dan jasa sebesar Rp78 miliar lebih. Namun yang terealisasi hingga 31 Oktober 2016, hanya senilai Rp40 miliar, termasuk diantaranya dari Rp40 miliar tersebut belanja perjalanan dinas luar daerah DPRD Medan, Staf, dan PNS di lingkungan Sekretariat, sebesar Rp25 miliar.