Hungry Ghost Festival, Tradisi Warga Tionghoa Sambut Datangnya Arwah Leluhur

Hungry Ghost Festival, Tradisi Warga Tionghoa Sambut Datangnya Arwah Leluhur

Foto: Ilustrasi Hungry Ghost Festival

Sipayo.com – Sejumlah warga keturunan tionghoa di Kota Medan, menggelar tradisi hungry ghost di vihara Gunung Timur, di Jalan Hang Tua Medan, Kecamatan Medan Polonia. Ritual ini merupakan bentuk penghormatan kepada arwah leluhur yang sudah meninggal dunia, serta permohonan pengampunan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ratusan warga keturunan tionghoa di Kota Medan, senin sore, mempersiapkan berbagai sajian berupa makanan, seperti buah-buahan, sayur, mie, kacang, replika baju, sepatu yang terbuat dari kertas, serta replika patung hantu yang terbuat dari kertas, untuk nantinya dibakar secaara bersama, sebagai bentuk tradisi warga tionghoa.

Dalam tradisi hungry ghost festival ini, dilakukan warga keturunan tionghoa di Bulan 7 Tanggal 15, menurut kalender tionghoa. kegiatan ini dilakukan untuk membantu roh-roh leluhur agar hidup tenang di alam lain, dan diberikan pengampunan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Para warga keturunan tionghoa secara bersama-sama melemparkan replika uang kertas ke arah tumpukan kertas dan rumah-rumah yang terbuat dari kertas, sebagai simbol memberikan ketenangan bagi roh-roh leluhur yang telah meninggal dunia.

Salah seorang pengurus vihara, Jasin mengatakan, tradisi ini sebagai kepercayaan terhadap roh-roh leluhur. Tradisi ini untuk memberikan kenyamanan kepada roh-roh leluhur, sebelum kembali ke surga.

Kegiatan hungry ghost festival, diahiri dengan membakar seluruh sajian yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dan berharap agar para arwah leluhur dapat tenang dan hidup nyaman di surga.