Kapolda Sumut: Pelaku Pencemaran Danau Toba Akan Ditindak

Kapolda Sumut: Pelaku Pencemaran Danau Toba Akan Ditindak

Foto: Ilustrasi Danau Toba

Sipayo.com – Kapolda Sumatera Utara berjanji akan menindak tegas pelaku pencemaran danau toba yang kini sudah mulai mengkhawatirkan. Polresta Samosir diperintahkan menelusuri izin legalitas secara formal para pelaku usaha yang menggunakan Danau Toba sebagai mata pencaharian sehari-hari.

Danau Toba yang di rencanakan menjadi destinasi wisata berkelas dunia, seperti Monaco Of Asia,dan kini telah dibentuk oleh Pemerintah Joko Widodo, yakni Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba.

Namun sejak sepekan terakhir, Warga sekitar Danau Toba diresahkan dengan isu adanya hewan parasit berupa lintas dan kutu di Danau Toba yang kerap yang menyeruak ke permukaan.

Atas dasar inilah Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw berjanji akan menindak tegas pelaku pencemaran Danau Toba, dengan menelusuri izin-izin usaha ternak ikan yang menggunakan Danau Toba sebagai lokasi kerambah atau jala apung dan perternakan hewan ternak lainnya.

Bakteri, limbah kotoran ternak, serta kerambah dan jala apung yang banyak terdapat di pinggiran Danau Toba diduga menjadi penyebab utama tercemarnya air Danau Toba dan berdampak pada kerusakan lingkungan danau.

Sejauh ini pencemaran berupa limbah polusi ke air sudah mencapai 69 persen. Sedangkan limbah perhotelan dan masyarakat 31 persen. Sehingga Polda Sumatera Utara mengambil tindakan berupa memberikan sanksi dan mencabut izin-izin perusahaan tersebut, bilaterbukti melakukan pencemaran lingkungan.