Mantap! Warga Mandailing Natal Manfaatkan Kotoran Sapi Untuk Mengatasi Kelangkaan Gas

Mantap! Warga Mandailing Natal Manfaatkan Kotoran Sapi Untuk Mengatasi Kelangkaan Gas

Foto: Cara Pengolahan Kotoran Sapi Menjadi Gas (Int)

Sipayo.com – Kelangkaan Gas Elpiji akhir-akhir ini, di rasakan tak berpengaruh bagi warga Desa Rumbio, Mandailing Natal. Sejak lama warga memanfaatkan kotoran sapi, dari ternak warga setempat yang diendapkan hanya dengan 12 jam, untuk menghasilkan gas yang bisa digunakan untuk memasak.

Selain seringnya terjadi kelangkaan, harga elpiji yang cenderung mengalami kenaikan membuat warga berubah haluan memanfaatkan kotoran ternak sapi.

kotoran sapi menjadi bahan utama, untuk menghasilkan gas metan yang diendapkan, di sumur pengendapan hanya dalam 12 jam saja.

Setiap pagi dan sore hari, Adhar Rangkuti mendrop kotoran sapi, dari kandang untuk dimasukkan, ke dalam sumur penampungan yang kondisinya harus tertutup rapat di dalam tanah.

Daya tampung kolam diatur sesuai, dengan banyaknya jumlah kotoran sapi setiap hari. Hasilnya cukup memuaskan, setelah diendapkan, gas metan disalurkan, dengan selang, dari sumur penampungan langsung disambungkan ke kompor dan menghasilkan gas yang apinya juga berwarna biru seperti gas elpiji.

Setiap harinya, dari 15 ekor sapi milik warga Desa Rumbio ini, bisa dihasilkan hingga 50 kilogram kotoran sapi dan jika sudah diendapkan maka gas metan yang keluar mencapai tekanan berkekuatan 32 psi yang artinya bisa digunakan hingga 20 rumah tangga.