Berteman dengan Wartawan

Berteman dengan Wartawan

Foto: Arya Sinulingga memaparkan Manajemen Pengelolaan Media

Sipayo.com – Kemajuan teknologi informasi dan perkembangan media sosial begitu pesat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mensosialisasikan dan mempromosikan kegiatan Badan Geologi, demikian diungkapkan Priatna pada Seminar Strategi Pelayanan Publik Bidang Geologi kepada Masyarakat di Auditorium Geologi, Rabu (18/10/2017).

Priatna, Kepala Subbagian Humas dan Kerjasama yang mewakili Sekretaris Badan Geologi dalam sambutannya juga menegaskan Media adalah partner utama Badan Geologi, dengan demikian harus terjalin kerjasama yang baik karena masyarakat sekarang semakin tanggap terhadap kinerja pemerintah.

Selaras dengan Priatna, Sonya Hellen jurnalis dari Harian Kompas sebagai moderator menegaskan agar Badan Geologi lebih aktif mempublikasikan hasil penelitian kepada masyarakat. Dokumen hasil penelitian yang Badan Geologi harus lebih intens dipublikasikan kepada masyarakat melalui berbagai media.

Masyarakat harus tahu dan mengerti, produk apa saja yang telah dihasilkan dan kermanfaatannya untuk masyarakat. Pejabat Badan Geologi harus lebih peduli dan memahami bagaimana cara berkomunikasi dengan masyarakat. Strategi apa yang harus dilakukan oleh Badan Geologi supaya Badan Geologi bisa diketahui oleh masyarakat luas. Menurut Sonya selama ini kegiatan dan kebijakan dari Presiden Jokowi bisa selalu diberitakan media karena orang di sekitar Presiden peka terhadap publikasi apa yang dibutuhkan Presiden dan ada orang (humas) yang menggerakkannya.

Ariana Soemanto dari Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama (KLIK) Kementerian ESDM mengungkapkan, secara data, Badan Geologi di lingkungan kementerian ESDM bukan yang terbanyak dalam pemberitaan di media tetapi yang paling minim mendapat respon negatif masyarakat. Artinya meski volume berita kecil tapi Badan Geologi betul-betul melayani masyarakat dan kebermanfaatannya dirasakan masyarakat.

Sementara itu Arya Sinulingga, Direktur dari MNC menambahkan bahwa yang diperlukan oleh Badan Geologi saat ini adalah Juru Bicara (Jubir), seorang figur yang bisa berhadapan langsung dengan media. Untuk media, juru bicara ini sangat diperlukan, ketika ada suatu kejadian harus ada yang bicara tidak boleh ditunda. Juru bicara ini harus mampu menjelaskan kepada media setiap kebijakan atau peristiwa yang terjadi apalagi bila menyangkut publik. Jangan sampai ada yang ditutupi, apalagi dengan era boomingnya sosial media ini semua hal dapat diketahui publik secepat mungkin.

Badan Geologi sebagai lembaga pemerintah yang langsung melayani kepentingan masyarakat harus lebih proaktif menyampaikan informasi jangan menunggu ditanya media. Badan Geologi harus jadi pihak pertama yang menyebarkan informasi mengenai tugas fungsinya jangan sampai orang lain yang menyampaikan. Karena apabila informasi kegeologian yang terkait dengan masyarakat muncul dari pihak lain, dikuatirkan informasi yang muncul tidak akurat dan menimbulkan dampak negatif. Sedangkan bila Badan Geologi atau kementerian ESDM yang pertama kali merilis berita, maka segala dampak yang ditimbulkan dari peristiwa itu akan mudah dikontrol.

Kenali media dengan memetakan jenis dan cara kerja masing-masing media, demikian Arya menegaskan dengan semangat. Dengan mengenali media akan memudahkan dalam menyediakan informasi dan pendistribusian jenis berita. Apakah melalui siaran pers, konfrensi pers maupun press release. Apakah cukup dengan teks saja ataukah harus dengan visualisasi berita. Dalam hal memproduksi berita, haruslah memperkuat data. Karena tanpa data ibarat menyetir mobil dengan mata tertutup. Kerjasama pihak humas dan teknik haruslah lebih ditingkatkan karena pihak humas kuat dalam mempublikasikan berita tapi lemah dalam konten begitu juga sebaliknya.

Pada sesi diskusi Ariana menekankan seluruh lapisan pegawai di lingkungan Kementerian ESDM agar lebih meningkatkan penulisan setiap kegiatan yang dilakukan. Menulislah di website resmi agar bisa dikutip oleh media sehingga informasi dapat tersampaikan secara akurat.

Penulis: Titan dan Lilies Marie Maryati