Inilah 5 Isu Panas Usai Setya Novanto Kalahkan KPK

Inilah 5 Isu Panas Usai Setya Novanto Kalahkan KPK

Foto : Setya Novanto

Sipayo.com – Setelah tiga hari menang praperadilan melawan KPK. Ketua DPR Setya Novanto telah keluar dari rumah sakit pada Senin (2/9/2017). Namun, isu-isu panas masih saja menyergap pejabat publik dari Ketua DPR ini. Mulai dari adanya penyakit baru yang menghinggapinya hingga wacana penetapan ulang Setya Novanto sebagai tersangka e-KTP oleh KPK.

Berikut inilah 5 daftarnya:

1. Rencana Balik ke Rumah dan Berobat ke Singapura

Novanto yang meninggalkan rumah sakit pada hari Senin (2/10). Dan dikabarkan bahwa Novanto akan melanjutkan pengobatannya ke Singapura. Isu Novanto yang akan berobat ke Singapura ini berembus kencang sejak Minggu (1/10) malam.Novanto, kabarnya masih membutuhkan perawatan lanjutan. Novanto dahulu pernah berobat ke Singapura. Namun hingga Senin (2/10) sore, Novanto masih berada di RS Premier. Belum diketahui kapan Novanto akan meninggalkan rumah sakit tersebut.

2. Ada Embrio Tumor di Tenggorokan

Salah seorang dari kolega Novanto, Burhan Djabir, yang merupakan Guru Besar Ilmu Politik UI ini, mengatakan ada embrio tumor yang muncul di tenggorokan Novanto. Kendati embrio tumor yang bersarang di tenggorokan Novanto, menurut Burhan, Novanto masih tetap bisa berbicara normal meski harus berhati-hati saat mengeluarkan suara.

3. Diminta Segera Mundur dari Ketum Golkar

Meski tak lagi menjadi tersangka dalam kasus e-KTP, Setya Novanto tetap diminta mundur dari jabatannya sebagai ketum parpol. Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid. Menurutnya, posisi Ketum akan sangat menentukan kiprah partai ke depan. Sebab, ketum adalah simbol, yang bisa membuat apakah partai berjalan maju atau mundur. “Ketum itu kan simbol partai, sangat dipengaruhi oleh ketum karena itu simbol,” tandasnya.

4. Tetap Tidak Bisa Keluar Negri

Kepala Humas Ditjen Imigrasi Agung Sampurno mengatakan, sampai saat ini pihak KPK belum mencabut status cegah Novanto. Dimana, pihak KPK pernah meminta kepada pihak Ditjen Imigrasi untuk mencegah Novanto untuk bepergian ke luar negeri saat statusnya masih sebagai tersangka e-KTP. Namu, kini setelah status tersangka itu gugur, Novanto masih tetap tidak bisa pergi ke luar negeri karena status cegahnya belum dicabut.

5. KPK Wacanakan Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi

KPK masih mempelajari putusan pengadilan yang mengabulkan praperadilan Setya Novanto. Putusan praperadilan itu menyatakan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan atau sprindik terhadap Novanto tidak sah, sehingga Ketua DPR itu tidak lagi berstatus tersangka. Wakil Ketua KPK Alexander Marwatta mengatakan, pihaknya belum menentukan langkah hukum selanjutnya yang akan ditempuh terkait putusan praperadilan tersebut. Namun ia mengakui bahwa salah satu opsi yang disiapkan adalah kemungkinan menerbitkan sprindik baru terhadap Novanto. Dengan demikian, KPK masih punya upaya untuk kembali menerbitkan sprindik. Namun dengan konsekuensi, penyidikan harus diulang dari awal.