Polda Sumut Digugat Praperadilan Oleh Tersangka Kasus Perjudian

Polda Sumut Digugat Praperadilan Oleh Tersangka Kasus Perjudian

Foto: Ilustrasi Game Ketangkasan

Sipayo.com – Di tuding melakukan penangkapan diluar prosedur hukum yang berlaku, Polda Sumut dipraperadilkan oleh tersangka kasus perjudian. Kasus ini bermula saat personil Polda Sumut, melakukan penggrebekan terhadap sebuah lokasi permainan Ketangkasan Super Nemo, yang berada di Kota Stabat, Kabupaten Langkat. Namun menurut pengelolanya, lokasi ini sudah memiliki ijin dari pemerintah setempat.

Tim kuasa hukum dari Game Ketangkasan Super Nemo, memperadilankan Direktorat Reserse Umum Polda Sumatera Utara atas tuduhan melakukan penangapan  dan penyitaan alat-alat permainan seharga 500 juta rupiah, diluar prosedur hukum yang berlaku.

Kasus ini terkait penggerebekan yang dilakukan Polda Sumut, pada pertengahan September lalu. Namun menurut kuasa hukum, saat melakukan penggrebekan, Tim dari Polda Sumut datang tanpa menunjukkan surat perintah dan langsung memboyong pemain dan karyawan usaha permainan ini.

Selain itu, peralatan permainan juga disita dan diangkut, serta diletakkan di halaman terbuka sehingga mengalami kerusakan permanen akibat hujan dan panas.

Padahal pemilik usaha permainan ini mengaku memiliki izin resmi dari Pemkab Langkat Nomor 511-1231/siup/DPMP 2tsp-LKT/ 2017 dan bahkan juga izin dari Polres Langkat. Karena permainan ini sama seperti permainan Ketangkasan yang ada di berbagai mall dan plaza-plaza pada umumnya. Sementara pihak Polda Sumut mengaku siap menghadapi peraperadilan.

Sementara ke 10 orang yang di amankan dalam kasus ini, kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Diantaranya juru parkir, pengunjung, dan karyawan. (I.G.S)