Harga Karet Anjlok, Petani Mandailing Natal Beralih Profesi Jadi Pemburu Emas

Harga Karet Anjlok, Petani Mandailing Natal Beralih Profesi Jadi Pemburu Emas

Foto: Ilustrasi Pemburu Emas

Sipayo.com – Dampak harga karet anjlok, di Mandailing Natal, petani beralih menjadi pemburu emas di aliran sungai batang gadis.

Berburu Emas, di sepanjang aliran sungai batang gadis, di Kecamatan Kotanopan ini terpaksa menjadi pilihan warga untuk menyambung hidup agar memperoleh penghasilan yang mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Dari mendulang Emas, mereka mengaku bisa memperoleh pendapatan hingga 100 ribu rupiah setiap hari. Pendapatan yang jauh lebih menjanjikan dari hanya sebagai petani karet.

Selama mendulang emas, warga hanya di bekali dengan perlengkapan sederhana, seperti sekop, pendulang, dan penapis atau saringan.

Perlu ketelitian dan kehati-hatian ketika pasir akan di dulang, karena jika tidak, butiran emas bisa ikut terbuang bersama pasir.

Setiap kali mendulang diperlukan waktu hingga 10 menit agar pasir benar-benar terpisah dari butiran emas. butiran emas tidak lagi diolah karena sudah siap dijual ke pasar. (I.G.S)