Kasus Penelanjangan: Ketua RT-RW jadi Tersangka, Begini Kata Lurah

Kasus Penelanjangan: Ketua RT-RW jadi Tersangka, Begini Kata Lurah

Foto: Ilustrasi Penelanjangan

Sipayo.com – Lurah Sukamulya, Budi Muhdini, Pihaknya menyerahkan kasus penelanjangan pasangan ke pihak kepolisian. Lurah Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang tak akan ikut campur dalam kasus tersbut.

“Kami serahkan semua ke pihak kepolisian. Kami serahkan, tidak ikut mencampuri urusan penegakan hukum,” kata Lurah Sukamulya, Budi Muhdini, saat dihubungi, Rabu (15/11/2017).

Budi Mengatakan, kejadian itu harus kita jadikan pembelajaran bagi masyarakat yang mengambil tindakan main hakim sendiri, dan bagi RT dan RW lainya juga harus mengambil tindakan jalur humum, kalau memang terbukti bersalah, jangan biarkan masyarakat main hakim sendiri.

“Ini dijadikan pembelajaran juga buat kita semua. Buat RT dan RW khususnya, buat masyarakat kita juga,” ujarnya.

Ketua RT berinisial T dan ketua RW berinisial G ditetapkan sebagai tersangka bersama 4 orang lainnya, yakni A, I, S, dan N. Mereka disangka melakukan pengeroyokan dan perbuatan melawan hukum dan dijerat pasal 170 dan 335 KUHP.

Ironisnya, T memobilisasi massa untuk mengabadikan sejoli yang sudah ditelanjangi. T dan G juga memukuli korban yang dinyatakan polisi tak berbuat mesum itu.