Razia Pekat di Asahan Diwarnai Aksi Histeris Seorang Wanita Pekerja Kafe

Razia Pekat di Asahan Diwarnai Aksi Histeris Seorang Wanita Pekerja Kafe

Foto: Satpol PP

Sipayo.com – Razia penyakit masyarakat yang digelar petugas gabungan Satpol PP, Dinas Sosial Kabupaten Asahan, TNI dan Polri, diwarnai histeris tangis seorang pekerja kafe, saat akan dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Asahan. Razia digelar atas laporan masyarakat yang resah karena banyaknya kafe yang diduga menjadi tempat transaksi prostitusi para pria hidung belang

Wanita yang merupakan seorang pekerja sebuah kafe di pinggir jalan ini, menangis histeris dan menolak dibawa petugas karena akan dilakukan pemeriksaan, di Kantor Dinas Sosial Asahan.

Meski wanita ini terus meronta-ronta, petugas akhirnya berhasil membawa wanita tersebut naik ke mobil patroli petugas.

Selain itu, ditempat terpisah, seorang wanita pekerja kafe juga ikut menangis saat akan diperiksa identitas dirinya oleh petugas. Bahkan seorang wanita yang diduga mengetahui kedatangan petugas, mencoba kabur dan menghindari razia. Setelah dilakukan pemeriksaan, wanita ini langsung dibawa petugas.

Kepala Bidang Trantib Satpol PP Asahan, Siti Rosmita Hasibuan, mengatakan, razia yang digelar atas laporan dari masyarakat yang resah terhadap sejumlah kafe pinggir jalan, yang dijadikan lokasi transaksi prostitusi pra pria hidung belang.

Dalam razia kali ini, petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak lima belas wanita yang diduga pekerja pelayan pria hidung belang. usai dilakukan pendataan, para wanita akan dilakukan pembinaan dan pencerahan agama. (I.G.S)