Hadiri Acara Peringati Hari Anti Korupsi, Anies Siap Perangi Korupsi di DKI

Hadiri Acara Peringati Hari Anti Korupsi, Anies Siap Perangi Korupsi di DKI

Foto: Anies Hadiri Acara Peringati Hari Anti Korupsi

Sipayo.com – Dalam Peringatan hari antikorupsi yang diadakan oleh Institut Harkat Indonesia dan Masyarakat Transparansi Indonesia disugukan dengan pagelaran wayang kulit sekaligus diskusi. Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Sudirman Said, Refly Harun, Siti Zuhro dan lainnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba-tiba hadir dan langsung bergabung di dalam forum. Anies memberikan pernyataan mengenai pentingnya memerangi indikasi-indikasi korupsi yang muncul.

“Bagi saya sendiri sebuah challange tersendiri karena baru mendapatkan amanah. Mudah-mudahan dalam amanat ini kita bisa jalankan dengan penuh integritas dan pastinya justru memerangi korupsi bersama-sama dari dalam,” tuturnya Anies acara diskusi memperingati hari antikorupsi sedunia, di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (9/12).

“Mudah-mudahan amanah itu menjadi salah satu cara memperbaiki indonesia. Karena kita semua berkomitmen antikorupsi itu diwujudkan berada di dalam pengambil kebijakan bukan hanya berada di luar,” imbuh mantan Rektor Universitas Paramadina itu.

Dia menjelaskan, jika korupsi diperangi secara masif dan bersama-sama, maka koruptor tidak akan melakukan hal kotor itu.

“Kalau kita itu lakukan sama sama, bisa lebih baik dan mudah. Bahkan insyaallah kita memiliki sebuah tim khusus di Pemprov DKI yang khusus pencegahan korupsi di pemerintahan DKI,” ucap Anies soal TGUPP.

Dia menjelaskan, salah satu tupoksi dari TGUPP yang dibentuknya itu berfungsi untuk mencegah korupsi. Namun, Anies menyebut tupoksi dasar dari fungsi TGUPP mencegah korupsi setelah disahkan dan resmi dibentuk.

“Lebih penting kita ikut sama sama memerangi korupsi dan menghadirkan integritas. Jadi yang harus dibangun itu adalah integritas,” kata Anies.
Selain itu, Anies juga berharap kampus-kampus yang ada di Indonesia itu menerapkan mata kuliah wajib mengenai antikorupsi.

“Di Paramadina kita sama-sama membuat kelas antikorupsi. Antikorupsi mata kuliah wajib yang harus diambil setiap siswa, dan Paramadina waktu itu menjadi satu-satunya universitas di dunia yang mewajibakna antikorupsi mata kuliah wajib,” tutupnya.