Kapolda Mendalami Kasus Kapolsek Lolowau Terkait Bandar Sabu Internasional

Kapolda Mendalami Kasus Kapolsek Lolowau Terkait Bandar Sabu Internasional

Foto: Kapolda Mendalami Kasus Kapolsek Lolowau Terkait Bandar Sabu Internasional

Sipayo.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap Kapolsek Lolowau jajaran Polres Nias Selatan waktu lalu, kini AKP Basar Siregar tidak akan lolos dari sanksi disiplin Bidang Profesi dan pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut.

Dalam pristiwa penggerebekan 38 kg narkotika jenis sabu-sabu, Perwira pertama itu dinilai bersalah, karena sedang bersama bandar tersebut saat Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut melakukan penangkapan waktu lalu.

“Kalau untuk sanksi disiplin sudah pasti akan diterima AKP Basar Siregar. Tapi, kalau sanksi yang lain masih didalami,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Rabu (13/12/2017).

Kata Nainggolan, sanksi disiplin itu diberikan karena Kapolsek Lolowau itu melakukan pelanggaran disiplin terkait keberadaannya di lokasi penangkapan bersama tersangka lainnya di Medan.Namun, Nainggolan belum bisa menyebutkan sanksi disiplin yang akan dijatuhkan ke AKP Basar Siregar, bisa berupa penundaan kenaikan pangkat, mutasi (pencopotan jabatan) ataupun teguran tertulis.

“Sebenarnya keberadaan AKP Basar Siregar di Medan untuk mengikuti Sespimma. Tapi, kenapa dia malah bersama bandar sabu. Itulah pelanggaran disiplinnya,” tegas Nainggolan.

Ditanya soal hasil pemeriksaan sementara AKP Basar Siregar dan anggota Polres Tanjung Balai Bripda YM Sitompul, Nainggolan mengaku belum bisa disampaikan ke publik, karena Kapolda Sumut yang akan menjelaskannya.

“Peran dan keterlibatan Kapolsek Lolowau dan bintara Polres Tanjung Balai itu masih didalami. Nanti Pak Kapolda yang mau memberikan keterangan kepada wartawan,” pungkas Nainggolan.