Kisah Sukses Khairiyah, Anak Nelayan di Labuhan Deli yang Kini Jadi Tokeh Sampan

Kisah Sukses Khairiyah, Anak Nelayan di Labuhan Deli yang Kini Jadi Tokeh Sampan

Foto: Ilustrasi Perahu Penangkap Ikan

Sipayo.com – Seorang ibu rumah tangga, dengan 5 orang anak, yang beralamat di Jl Young Panah Hijau, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk nelayan, dengan perahunya. Seperti apa kisah dibalik kesuksesan Khairiyah?

Perempuan berusia 33 tahun ini, merupakan warga Lingkungan 7, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan. Ini kini sukses memiliki 40 perahu, dari hasil kerja keras, dengan bermodalkan Rp400 ribu.

Hairiyah ini, seorang ibu rumah tangga, anak ke enam dari 10 bersaudara juga memiliki saudara kembar, dan suaminya Ahmad Zamri, juga ikut membantu mensukseskan mimpinya. Ke-5 orang anak laki-lakinya pun, ikut berperan membantu pekerjaanya. Bahkan ia telah mengajarkan anak-anaknya untuk mandiri sejak kecil.

Bercerita tentang perjuangannya meniti karir sejak 13 tahun silam, motivasi terbesar dalam meraih kesuksesannya adalah keluarga, anak-anak yang semakin besar, pendidikan serta kebutuhan hidup lainnya, meski pun hanya mengenyam pendidikan sampai kelas 6 SD.

2 tahun pertama merupakan tahun tersulit dalam hidupnya. Uang Rp200 ribu, dijadikan modal untuk menyewa perahu, dan Rp200 ribu lainnya dia belikan alat-alat menangkap ikan. Tak sampai disitu, uang yang diperoleh kembali diputarnya, dengan membeli perahu rusak yang dkemudian diperbaiki dan dimodifikasi, kemudian dipinjamkan untuk nelayan yang ingin melaut, dan hasil tangkapan dibagi dua.

Berkat kegigihan dan kerja keras, Hairiyah mencoba terus mengembangkan perahunya, dengan menyakinkan warga nelayan di sekitar tempat tinggal untuk bekerjasama. Hairiyah bersama suami perlahan-lahan membesarkan usaha dan menambah perahu milinya hingga sekarang.

Rezeki bersama, itulah slogan hidup Haririyah, yang dalam merintis pekerjaan selalu bersama suami, dan kelima anaknya. Bahkan rezeki bersama ini pun diterapkannya dalam menciptakan lapangan pekerjaan untuk para nelayan yang fokus mencari cumi di sekitaran rumahnya, demi kelangsungan hidup.

Ibu yang serba bisa ini, juga mengidolakan Menteri Pendidikan dan Kelautan Susi, ia melihat ada beberapa kemiripan dalam diri wanita tersebut. Ia berkata mereka sama-sama terlahir sebagai wanita yang mencintai keseharian. Ia mengatakan, semoga Menteri Susi dapat menindak tegas pelaku penangkapan cumi, dengan menggunakan alat-alat ilegal yang merusak laut.

Hairiyah berharap di saat tua nanti, ia memiliki lahan untuk berladang dan berternak kambing, sapi serta unggah. Ia juga menyampaikan pesan kepada generasi muda, untuk memupuk kemauan, kerja keras, dan tidak malu-malu dalam melakukan pekerjaan halal.