Okupasi Lahan Perkebunan di Hamparan Perak Berlangsung Ricuh

Okupasi Lahan Perkebunan di Hamparan Perak Berlangsung Ricuh

Foto: Okupasi Lahan Perkebunan di Hamparan Perak Berlangsung Ricuh

Sipayo.com – Puluhan wanita kelompok tani menangis dan berteriak histeris, saat ratusan petugas kemanan hendak meratakan tanaman pertanian mereka menggunakan alat berat, dilahan ex PTPN II, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Ratusan petani penggarap di Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, sambil menangis dan berteriak hieteris, langsung menghadang ratusan aparat keamanan yang dilengkapi dengan kendaraan alat berat, yang hendak mengokupasi atau membersihkan lahan tanaman pertanian warga.

Warga petani penggarap mengklaim lahan milik ex PTPN II ini merupakan hak milik warga petani, karena sudah diduduki selama 5 tahun dan dulunya, lahan ini adalah milik orang tua mereka, yang diambil paksa pihak perkebunan di tahun 70 an.

Namun karena kalah jumlah dengan petugas, para petani akhirnya hanya tampak pasrah melihat seluruh lahan yang sudah ditanami berbagai umbi-umbian dan sayuran, dirusak dengan menggunakan alat berat. Kini warga kelompok tani hanya bisa berharap ada perhatian dari pemerintah Jokowi terkait kasus ini.

Pihak perkebunan PTP Nusantara Dua Kebun Buluh Cina, mengerahkan ratusan aparat gabungan untuk mengamankan 145 hektar lahan perkebunan, yang dikuasai warga kelompok tani. Rencananya diatas lahan ini, akan di tanami tanaman tebu untuk menunjang peningkatan produksi gula berbahan dasar tebu. (I.G.S)