Pemkab Serdang Bedagai Gelar Pelatihan Sekolah Ramah Anak

Pemkab Serdang Bedagai Gelar Pelatihan Sekolah Ramah Anak

Foto: Pelatihan Sekolah Ramah Anak

Sipayo.com – Pelatihan Sekolah Ramah Anak di ThemPark pada jumat (15/12/2017) Serdang Bedagai, dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai melalui Bagian Hukum Pemkab Deli Serdang.

Pelatihan tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu oleh Pemkab Sergai, yang dimana penyelenggaraan ini sudah dilakukan pelatihan kelima.

Untuk Tahun 2017 ini, kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan Umum Pemkab Serdang Bedagai, Drs Rames Tambunan M,.Si., sera du hadiri oleh Kabag Hukum Basyaruddin, SH dan Kasubbag Bantuan Hukum dan HAM, Morolop Butar butar SH, dan diikuti 10 orang guru dengan sekitar 60 orang siswa sebagai peserta.

Kasubbag Bantuan Hukum dan HAM Pemkab Serdang Bedagai, Marolop Butar Butar SH mengatakan, kegiatan tersebut dimulai sejak Rabu (13/12) lalu, maka sebagi upaya Pemkab Serdang Bedagai dalam mempromosikan hak-hak anak dan sekolah ramah anak di Kabupaten Serdang Bedagai.

“Kita laksanakan kegiatan ini sudah tiga hari. Sejak hari Rabu, 13 Desember 2017 dan hari ini adalah hari terakhir pelaksanaannya,” tutur Marolop.

Dalam tiga hari pelatihan, Peserta mendapatkan meteri Pelatihan sekolah Ramah Anak antara lain, hak dan kewajiban, hak anak dalam Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014, Konvensi tentang hak-hak anak, kekerasan dan intimidasi, leadership, percaya diri dan partisipasi.

Sebagai narasumber ekpert dalam avara ini adalah Adriansyah dari kanwil hukum dan HAM, Majda El Muhtaj, Kepala Pusham Unimed, serta tiga fasilitator pelatihan yaitu Wina Khairina dari Hutan Rakyat Institute, Quadi Azam dan Fery Apriansyah Pohan dari Pusham Unimed.

Wina Khairina mengatakan, kegiatan Pelatihan Sekolah Ramah Anak ini sangat penting dilakukan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman. Dalam hal ini Pemkab Serdang Bedagai saat ini sudah membuktikan kepedulian mereka terhadap hal tersebut.

“Pemkab Serdang Bedagai berusaha terus menjaga komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang benar benar aman nyaman dan inklusif,” ucap Wina.