Usai Ditinggalkan Golkar, PPP Ancam Tinggalkan Ridwan Kamil

Usai Ditinggalkan Golkar, PPP Ancam Tinggalkan Ridwan Kamil

Foto : Ridwan Kamil

Sipayo.com – Setelah Partai Golkar mencabut dukunganya terhadap Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil sebagai calon gubernur. Kini koalisi partai pengusung lainnya yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga akan berencanan meninggalkan Ridwan Kamil dalam pencalonan Gubernur Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani, PPP menyatakan bahwa akan kembali mempertimbangkan dukungannya kepada Ridwan Kamil. “Saya sangat sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Pak Arsul Sani, karena kita partai tua, partai besar, kita juga ingin diperlakukan dengan baik,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP, Jabar Ade Munawaroh Yasin.

Ade pun memahami dan memaklumi sikap dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang akhirnya mencabut dukungan terhadap Ridwan Kamil. Menurut dia, Partai Golkar memang partai besar yang ingin dihargai. Karenanya, Ade pun berharap, DPP PPP segera menentukan sikap terhadap Ridwan Kamil agar kader PPP di tingkat bawah tidak kecewa.

“Barangkali Pak RK (Ridwan Kamil) harus menghargai partai yang mengusung. Kasihan kader yang sudah lama berjuang di partai kalau akhirnya orang lain yang dipilih, agak kurang layak lah,” tuturnya.

Ade pun menilai konvensi yang digagas Ridwan Kamil sebagai bentuk kebingungan Ridwan Kamil dalam menentukan pasangannya.

“Saya pikir dalam minggu ini harus segera diputuskan, apakah PPP tetap dengan Ridwan Kamil atau tidak. Kalau saya sih beranggapan dan menyarankan, ketika Uu Ruzhanul Ulum bisa maju dengan Ridwan Kamil ya kita terus jalan. Tapi, ketika tidak menjadi perhitungan, untuk apa bergabung? Toh juga masih ada kesempatan untuk berkoalisi dengan partai lain,” katanya.

Seperti diketahui, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (incumbent) menjadi kandidat pertama yang mendapatkan tiket untuk maju di Pilgub Jabar 2018. Dukungan dari empat partai politik yakni Partai Nasdem (5 kursi), PKB (7 kursi), PPP (9 kursi), dan Golkar (17 kursi) memuluskan langkah Emil mulus melenggang di Pilkada Serentak 2018. Total 38 kursi di parlemen dipegangnya.

Namun, hilangnya dukungan 17 kursi yang dimiliki Golkar membuat jumlah dukungan terhadap Ridwan Kamil berkurang menjadi 21 kursi. Meskipun masih mencukupi sebagai syarat utama koalisi parpol dalam mengusung pasangan calon, tetapi jumlah ini akan terancam jika PPP mengikuti langkah Golkar. Ridwan Kamil akan kembali kehilangan 9 kursi jika PPP mengikuti langkah Golkar mencabut dukungan di Pilgub Jabar 2018.