Inilah 5 Manager Terkuat Pengganti Zinedine Zidane, Nomor 2 adalah Sang Guru

Inilah 5 Manager Terkuat Pengganti Zinedine Zidane, Nomor 2 adalah Sang Guru

Foto: Manager Real Madrid  Zinedine Zidane

Sipayo.com –  Hasil score seri 2-2 Real Madrid bertandang ke kandang Celta Vigo dalam laga Liga Spanyol, Minggu (7/1/2018) waktu senin dini hari menjadi pemicu kabar pemecatan manager Real Madrid Zinedine Zidane.

Raihan satu poin membuat Real Madrid tertinggal 16 poin dari puncak klasmen La Liga, FC Barcelona.

Menariknya, Los Blancos juga pernah tertinggal 16 poin dari FC Barcelona pada La Liga musim tahun 2012-2013 lalu.

Sementara itu, ketika Liga Spanyol memasuki pekan ke-18, Real Madrid asuhan Jose Mourinho sekedar mengumpulkan 36 poin, sedangkan Barcelona berjaya dengan 52 poin.

Pada akhir musim, Jose Moironho puj mesti meletakkan jabatannya.

Zinedine Zidane pun kini sudah mulai kehilangan kepercayaan diri untuk mengasuh Cristiano Ronaldo.

Seusai menghadapi Celta Vigo dalam pertandingan laga Liga Spanyol dia mengatakan, “Saya tahu bahwa suatu hari pekerjaan saya di Real Madrid akan ada akhirnya. “Saya katakan pada diri saya, jika saya punya 10 hari lagi disini, saya akan memaksilkan 10 hari tersebut.

 

Simeone berhasil mengangkat derajat Atletico Madrid sejak menjabat sebagai pelatih pada 23 Desember 2011.

Dia sukses mendobrak dominasi Real Madrid dan Barcelona dengan menjuarai Liga Spanyol pada 2013-2014.

Bahkan, Simeone sukses dua kali mengantarkan Atletico menjadi finalis Liga Champions pada 2014 dan 2016.

Dia pun dinobatkan sebagai pelatih terbaik dunia oleh IFFHS (International Federation of Football History & Statistics) pada 2016.

Hingga pekan ke-18, Atletico bercokol di posisi kedua klasemen La Liga dengan 39 poin alias tertinggal sembilan poin dari sang pemuncak, Barcelona.

Berikut ini 5 Manager terkuat pengganti Zinedine Zidane

1. Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur)

Pochettino menjadi sosok yang membuat Tottenham Hotspur masuk dalam daftar Big Six di Liga Inggris.

Sejak menakhodai Spurs pada 27 Mei 2014, Pochettino sukses menyulap timnya menjadi ditakuti, setidaknya di kompetisi kasta teratas Negeri Ratu Elizabeth II.

Dia bahkan nyaris mengalahkan Leicester City dalam perburuan titel Premier League pada 2015-2016 meski akhirnya harus bertengger di posisi ketiga klasemen.

Spurs kemudian dibawa Pochettino menjadi runner-up Liga Inggris pada musim lalu.

Pada musim ini, Pochettino menjadi biang keladi kegagalan Real Madrid menjadi juara Grup H di Liga Champions.

Keberhasilan pasukan Pochettino menumbangkan Real Madrid 3-1 di Stadion Wembley dan bermain imbang 1-1 di Stadion Santiago Bernabeu menjadi kunci keberhasilan Harry Kane cs lolos ke babak 16 besar Liga Champions sebagai pentolan Grup H.

2. Carlo Ancelotti (Tanpa Klub)

Ancelotti merupakan guru dari Zidane.

Zidane pernah menjadi asisten pelatih Ancelotti di Real Madrid dalam periode 1 Juli 2013 sampai 30 Juni 2014.

Ancelotti sendiri merupakan pakar kompetisi Eropa. Dia sudah tiga kali memenangi Liga Champions bersama AC Milan (2003, 2007) dan Real Madrid (2014).

3. Laurent Blanc (Tanpa Klub)

Blanc merupakan rekan setim Zidane saat membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998.

Sejauh ini, karier kepelatihan Blanc selalu di Kota Mode, mulai dari membesut Bordeaux (2007-2010), Timnas Prancis (2010-2012), hingga Paris Saint-Germain (2013-2016).

Blanc berhasil mengakhiri dominasi Olympique Lyon yang selalu menjadi juara dalam tujuh musim beruntun dengan membawa Bordeaux memenangi Liga Prancis pada 2008-2009.

Dalam tiga musim menukangi PSG, Blanc juga sanggup memberikan 11 trofi termasuk tiga gelar Ligue 1 secara berturut-turut!

Namun, Blanc belum mampu memberikan prestasi di kancah Eropa untuk Les Parisiens.

4. Antonio Conte (Chelsea)

Dalam empat musim terakhir menukangi sebuah klub, Conte selalu berhasil menjadi juara liga.

Dia tiga kali mempersembahkan trofi Liga Italia untuk Juventus (2012, 2013, 2014) dan satu titel Liga Inggris bagi Chelsea (2017).

Dalam empat kesempatan itu, Conte juga dinobatkan sebagai pelatih terbaik di Italia dan Inggris!

Pada 2017, juru taktik asal Negeri Piza ini dinobatkan FIFA sebagai runner-up pelatih terbaik dunia di bawah Zidane.

5. Diego Simeone (Atletico Madrid)

Simeone berhasil mengangkat derajat Atletico Madrid sejak menjabat sebagai pelatih pada 23 Desember 2011.

Dia sukses mendobrak dominasi Real Madrid dan Barcelona dengan menjuarai Liga Spanyol pada 2013-2014.

Bahkan, Simeone sukses dua kali mengantarkan Atletico menjadi finalis Liga Champions pada 2014 dan 2016.

Dia pun dinobatkan sebagai pelatih terbaik dunia oleh IFFHS (International Federation of Football History & Statistics) pada 2016.

Hingga pekan ke-18, Atletico bercokol di posisi kedua klasemen La Liga dengan 39 poin alias tertinggal sembilan poin dari sang pemuncak, FC Barcelona.