Korban Banjir di Tebingtinggi Dievakuasi Pakai Ember

Korban Banjir di Tebingtinggi Dievakuasi Pakai Ember

Foto: Ilustrasi Banjir di Tebingtinggi

Sipayo.com – Akibat luapan Sungai Padang di Tebingtinggi makin meluas, dan karena tidak adanya bantuan perahu karet, seorang ibu harus mengevakuasi anaknya dengan sebuah ember. Sementara suaminya, menyelamatkan pakaian juga pakai ember.

Berbagai cara dilakukan warga untuk menyelamatkan harta bendanya, ketika banjir datang. Seperti keluarga Chandra, warga Lingkungan III, Kelurahan Bhandar Utama.

Pasangan suami istri ini harus mengevakuasi barang dan anaknya memakai ember, akibat fasilitas untuk menyelamatkan tidak ada.

Menurut warga, meski mereka sering mengalami kebanjiran, namun pemerintah belum ada memberikan bantuan, baik berupa makanan atau alat untuk penyelamatan diri, pada saat banjir datang.

Dari data sementara diperoleh dari Kepala BPBD Kota Tebing Tinggi, Wahid Sitorus, diperkirakan sudah 1500 rumah warga yang terendam banjir, yakni berada di Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kecamatan Rambutan, Kecamatan Banjenis, dan Kecamatan Padang Hulu.