Alamak! Wanita Cantik Ini Tanpa Canggung Ungkap Kenyamanannya jadi Pelakor

Alamak! Wanita Cantik Ini Tanpa Canggung Ungkap Kenyamanannya jadi Pelakor

Foto: Pelakor (Net)

Sipayo.com – Akhir-akhir ini banyak kasus perselingkuhan menjadi topik di media sosial Indonesia yang menjadi viral, Istilah ” pelakor” (perebut laki orang) dan “pebinor” (perebut bini orang) pun mendadak menjadi diksi yang nge-tren.

Tak hanya wanita biasa, public figure juga juga banyak yang dicap sebagai pelakor. Bahkan ada yang bangga loh menjadi seornag pelakor. Seperti sosok perempuan yang diposting oleh akun instagram @anti_jamahliar.

Akun yang kerap memposting fenomena pelakor di media sosial itu beberapa waktu lalu memposting seseorang wanita yang bangga menjadi pelakor. Akun ay_k.riend22 mengungkapkan betapa bangganya ia menjadi seorang pelakor.

Wanita muda berparas cantik itu, mengaku enak menjadi pelakor dan meminta para istri untuk mengkoreksi hubungan mereka bersama suami.

“Jadi pelakor itu enk shay… Selalu di utamakan dri pada jadi istri pertama selalu. Di bohongi dan di duain… Jangan salah kan pelakor shay.. Kalau munkin barang situ egk enk shay makanya suami shay.. Suka sma pelakor.. Jdi jangan salah kan pelakor karena goyangan pelakor enk shay and serfisan pelakor enk shay.. Banyak” belajar sama Mbah Gugel shay.. Jdi tau gimana enknya jdi pelakor shay…,” tulis akun @ay_k.riend22.

“Kok bangga yah jadi pelakor…??? Urat malu udah putus..,” tulis akun @anti_jamahliar.

Postingan itu tentunya mendapat pandangan beragam dari warganet. Kebanyakan meminta wanita tersbut bertobat.

@vindyara: Moga cepet pada tobat yg pelakor pelakor

@fellia2106: Bangga jadi Pencuri Suami Orang? Hasil maling emang bakal berkah?

@aanridho75adja: Ya iyalah pelakor di utamakan. .. Tp itu awalnya doang…setelah puas di utak atik di tinggal deh… ujung2nya balik ke istri tua,kl dah muak bs2 di buang di empang deh tuh pelakor…kl dah gt…berkoar2 deh mnt tanggung jwb…bnr2 dah ga punya otak

@missyenni_saputra: Pelakor jg manusia kn.. Lama” juga bakal PEYOTTT & gak laku.. Pelakor itu ngehits cuma dimasanya doang, saya cuma kasian ntar kalo pas udah GAK kepake lagi situ jadi jatuh miskin, belum lagi sakit”an.. Mana gak punya anak & suami pulaa.. Duitnya juga bakal habis buat berobat penyakit si anuu.. Oiya, Bonus dibelakang berupa KARMA & AZAB jgn lupa diambil yaa.. Wkwk..

Siapa saja sih yang berpeluang jadi pelakor?

Anda perlu mengetahui siapa saja wanita yang berpotensi menjadi pelakor di rumah tangga Anda. Berikut beberapa di antaranya

Ya, namanya juga mantan, mau tidak mau dia adalah orang yang pernah ada di kehidupan pasangan Anda. Sebetulnya tidak ada salahnya untuk mengetahui siapa orang yang pernah ada di kehidupan Anda.

Satu di antaranya untuk mengantisipasi kasus pelakor ini. Anda juga tidak salah untuk akhirnya memberikan “warning” kepada suami untuk tidak begitu dekat lagi dengan mantan pacarnya.

2.Teman Suami

Jika Anda perhatian dengan suami, maka tidak ada salahnya untuk menanyakan siapa saja teman-teman nongkrong suami kamu.

3.Sahabat Kamu

Kasus Bu Dendy dan Nylla menjadi contoh yang sangat jelas. Sahabat bisa menjadi pelakor ketika sahabat itu tahu bahwa suami sahabatnya tidak begitu bahagia.

Apa alasan cari pelakor.Ya, memang ada beribu alasan bagi seseorang untuk berselingkuh dari pasangan mereka.

Pria dan wanita memiliki kesempatan yang sama untuk tidak setia. Ketika Kamu yang menjadi korban, pertanyaan pertama yang muncul adalah “mengapa? apa yang kurang dari saya?”

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Sex Research, mengungkap motivasi di balik perselingkuhan. Peneliti meminta pandangan dari 495 orang dewasa muda tentang perselingkuhan mereka melalui kuisioner berbasis internet.

Hasilnya? Sebagian besar mereka berselingkuh karena tidak puas dengan hubungan yang dijalani, merasa tidak dianggap, marah, atau memiliki hasrat kepada orang lain.

Namun, kuesioner juga mengungkapkan alasan lain, apa saja itu?

“Saya ‘jatuh cinta pada selingkuhan saya.”

“Saya tidak terlalu berkomitmen.”

“Saya ingin meningkatkan popularitas saya”

“Saya menginginkan lebih banyak pasangan seksual.”

“Saya mabuk dan tidak berpikir jernih.”

Dari jawaban-jawaban tersebut, jelas terungkap perselingkuhan lebih dari sekadar tentang cinta yang berkurang pada pasangan.

Mungkin lebih banyak tentang bagaimana perasaan pelaku peselingkuh, terhadap diri mereka sendiri, atau berkenaan dengan suatu situasi yang tidak begitu baik yang mereka hadapi.

Jadi, adalah suatu kesalahan untuk menyimpulkan bahwa semua masalah -dan perilaku yang berhubungan dengan ketidaksetiaan, karena berkurangnya cinta dalam hubungan.

Lantas faktor apa yang membuat perbedaan? Orang yang kurang teliti lebih cenderung berselingkuh, begitu juga orang yang merasa insecure atau tidak aman.

Merasa tidak aman dalam suatu hubungan adalah kunci ketidakbahagiaan. Dan, merasa kurang puas atau minimnya komitmen, mendorong kita untuk mencari kepastian di tempat lain. Lalu, orang-orang yang menghindari kedekatan, cenderung berselingkuh untuk mendorong harga diri mereka.

Para periset juga menemukan fakta, semua alasan khas yang kita dengar tentang mengapa pria dan wanita cenderung selingkuh, adalah benar. Pria selingkuh untuk hasrat seksual. Sementara wanita selingkuh karena merasa kebutuhan mereka belum terpenuhi dalam sebuah hubungan.

Jika Kamu diselingkuhi, mungkin Kamu akan mengulang-ulang pertanyaan,” apa yang salah?” dalam hubunganku? Berbicaralah dengan pasangan. Inilah satu-satunya cara untuk mengerti apakah ada ‘lubang’ dalam hubungan yang layak diperbaiki atau tidak.