Astaga! Bandar Narkoba di Jambi Ini Gauli Anak Kandung Sendiri Saat Istri Pergi ke Kebun

Astaga! Bandar Narkoba di Jambi Ini Gauli Anak Kandung Sendiri Saat Istri Pergi ke Kebun

Foto: Ilustrasi 

Sipayo.com – Entah apa yang ada dalam pikiran pria berinisial AB (46), warga Dusun Baru Pelepat, Kecamatan Pelepat ini. Pria yang berprofesi sebagai bandar sabu ini nekat memperkosa anak kandungnya sendiri.

Kapolres Bungo melalui Humas Iptu M Nur mengatakan AB berhasil ditangkap di kediamannya, Rabu (14/3) sekitar 17.00 WIB. AB diamankan oleh tim gabungan Polsek Pelepat dan Satreskrim Polres Bungo tanpa Perlawanan.

Pria berusia 46 tahun itu ditangkap bukan terkait kasus narkoba, melainkan karena memerkosa anak kandungnya sendiri, sebut saja Melati, 15.

‘‘Setelah kami mendapatkan laporan, langsung berkoordinasi. Setelah mengetahui pelaku sedang berada di rumahnya kami sergap,’‘ ucap M Nur.

Dijelaskannya, kejadian pemerkosaan ini berlangsung pada Februari lalu. Saat itu, korban masih tertidur pulas sendirian di kamarnya. Pelaku kemudian mendatangi anak kandungnya tersebut, dan tanpa pikir panjang langsung melakukan aksi bejatnya itu.

Korban leluasa melakukan aksi itu karena disaat bersamaan ibunda korban yang tak lain adalah istrinya sendiri itu sudah berangkat ke kebun. Rumah pelaku saat itu kosong.

Hanya perbuatan pelaku ini baru diketahui oleh pihak keluarga beberapa hari kemarin. Begitu mengetahui pihak keluarga langsung membuat laporan.

“Awalnya korban tidak mau melapor, sehingga kejadian ini terulang sampai tiga kali. Untuk yang keempat kalinya korban melawan dan memberitahu ibunya. Pelaku ini juga merupakan residivis kasus pembunuhan,” jelasnya

‘‘Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Bungo. Saat ini pelaku diperiksa, serta saksi-saksi untuk Berita Acara Perkara (BAP),’‘ sebutnya.

Disebutkannya, saat penangkapan pelaku, aparat langsung melakukan penggeledahan. Dari hari penggeledahan itu ditemukan 17 paket yang diduga narkoba jenis sabu, bong dan juga 3 korek api.

‘‘Pelaku akan kita ancam dengan pasal berlapis tentang penyalahgunaan narkotika dan juga Undang-undang No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,’‘ tutupnya.