Belum Terima Marion Jola Tereliminasi dari Indonesian Idol, Juri Sepakat Ajukan Wild Card

Belum Terima Marion Jola Tereliminasi dari Indonesian Idol, Juri Sepakat Ajukan Wild Card

Foto: Marion Jola

Sipayo.com – Marion Jola yang telah tereleminasi dari Indonesia Idol nampaknya belum bisa diterima oleh juri. Seperti yang diketahui, Marion Jola mendapatkan voting terendah dalam Spektakuler Show Top 6 Indonesia Idol.

Pantauan wartawan melalui video yang diunggah channel Kompas.com, Maia mengakui bahwa juri-juri Indonesian Idol sangat menyayangkan hasil voting di mana Marion harus tereliminasi.

Menurut Maia, Marion adalah satu diantara peserta yang memiliki aura bintang.

“Kalau kita sebagai juri jujur kita masih belum pingin dia keluar karena kita melihat dia punya aura star yang luar biasa.” katanya saat ditemui di studio MNC.

Tidak hanya dirinya, Maia menuturkan bahwa semua juri beranggapan bahwa Marion meripakan peserta yang paling komersil

“Dan kita, juri-juri, sepakat bahwa dia yang sebenarnya paling komersil.” Juri-juri Indonesian Idol tersebut kemudian menjelaskan bahwa mereka akan mengajukan wild card.

“Ya ga tahu apakah ini, kita tadi ngobrol, kita lagi mengusahakan wild card. Karena ini kan sebenarnya juri juga dikasih. Tapi kan apakah disetujui oleh pihak atas. Tapi kita lagi mengusahakan.” jelasnya.

Jika nantinya usul wild card itu dibolehkan, maka Marion akan kembali ke panggung spektakuler Indonesian Idol.

Tidak hanya itu, Maia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud untuk mengecewakan peserta Indonesian Idol lainnya.

Maia kembali menegaskan bahwa pengajuan wild card karena juri sepakat bahwa Marion memiliki daya tarik yang kuat.

“Karena juri sebenarnya tidak pingin with all the respect sebenarnya kita bukan mau mengecewakan penyanyi-penyanyi yang lain, tapi kan kita juri jujur belum mau dia keluar gitu, karena dia salah satu yang membuat kita tertarik untuk melihat show.” papar Maia.

Maia Estianty Ungkap Kenapa Marion Jola Tersingkir Walau Lagunya Ok

Setelah memberikan yang terbaik melalui penampilannya, sebanyak 6 kontestan ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2018 pun harus mendengar hasil yang dibacakan pemandu acara Daniel Mananta.

“Peluang mereka lolos semakin kecil. Satu di antara dua finalis yang mendapatkan voting terendah akan keluar,” ucap Daniel di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (13/3/2018) dinihari.

Untuk yang pertama, Daniel memanggil nama Ghea.

“Indonesia memilih, Ghea, kamu aman,” katanya.

Selanjutnya, nama Joan dan Ayu dipanggil.

“Joan dan Ayu, siapakah yang akan melanjutkan perjalanannya. Ataukah Joan? Ataukah Ayu? Indonesia memilih, Joan, maaf kamu harus berpisah dengan Ayu karena kamu bergabung dengan Ghea. Itu artinya Ayu harus ada di posisi tidak aman,” ujar Daniel.

Nama Abdul kemudian dipanggil, Maria menyusul.

Namun, Maria dinyatakan aman. “Maria, kamu harus bergabung dengan Ghea dan Joan,” ungkap Daniel.

Menemani Abdul, Daniel lantas memanggil Marion.

“Marion dan Abdul, satu di antara mereka ada di posisi tidak aman. Siapa yang akan menyusul Ayu di posisi tidak aman?” kata Daniel.

“Abdul, mohon maaf kamu belum bisa pulang ke rumah karena kamu aman,” lanjutnya.

Dengan demikian, Ayu dan Marion-lah yang berada di posisi tidak aman.

“Ayu dan Marion, kalian ada di posisi tidak aman. Sudah dipastikan salah satu harus mengakhiri perjalanannya di Indonesian Idol malam ini,” kata Daniel membuat suasana semakin berdebar.

Secara mengejutkan, Ayu dinyatakan lolos, sedangkan Marion Jola harus pulang.

“Ayu, malam ini kamu lolos,” ungkap Daniel.

Dengan berderai air mata, Marion pun mengungkapkan perasaannya.

“Pengalaman yang begitu luar biasa. Marion melewati banyak hal di sini. Terima kasih buat dewan juri yang luar biasa. Marion lovers terima kasih. Ini yang paling indah yang terjadi di hidup Marion. Terima kasih sudah mendukung Marion,” kata Marion.

“Terima kasih untuk kesempatannya berarti beta harus bersiap di ujian nasional,” imbuh Marion.

Style-nya Kurang

Tersingkirnya Marion pun menyisakan kekecewaan di kalangan juri.

Seorang juri Indonesian Idol, Maia Estianty, berpendapat Marion adalah kontestan yang memiliki aura kebintangan dan paling komersial dibandingkan yang lain.

“Sebagai juri jujur kami belum pengin dia keluar. Karena jujur, dari awal kami melihat dia punya aura star yang luar biasa dan kita juri-juri sepakat bahwa dia sebenarnya yang paling komersial,” kata Maia dalam sesi wawancara di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (13/3/2018) dinihari.

Karena itu Maia dan juri yang lainnya sepakat untuk mengajukan wild card untuk Marion.

“Ya enggak tahu, kita lagi pengin ajukan wild card. Apakah disetujui oleh pihak-pihak yang atas, karena juri sebenarnya tidak pengin. With all due respect, kita bukannya mau mengecilkan kontestan yang lain,” kata Maia.

“Karena dia satu-satunya, dia salah satu yang membuat kita tertarik menyaksikan show,” imbuh Maia.

Menurut Maia, penampilan Marion pada babak Top 6 sebenarnya cukup baik.

Namun style yang dipilih kurang tepat.

“Saya justru melihatnya bukan dari lagunya. Tapi dari style-nya, style-nya agak kurang. Tapi mungkin dari SMS dia vote-nya paling rendah,” ucap Maia.

Marion Sedih

Marion juga mengungkap rasa sedihnya harus meninggalkan rekan-rekannya di Indonesian Idol 2018.

“Yang aku dapat di Idol ini adalah keluarga yang begitu luar biasa. Kalau ngomong keluarga malah jadi mellow,” ungkap Marion.

Gadis asal Kupang, NTT tersebut menyebut finalis-finalis lain sebagai kakak-kakaknya.

Ia merasa mendapat saudara baru selama beberapa bulan mereka bersama.

“Apa ya.. mereka itu baik banget, padahal aku bandel banget. Terus saudara-saudara yang baru, anak-anak Idol yang lain, ngelepas mereka pergi aku sakit. Dan saat aku pulang harus berpisah dengan mereka pun aku sakit harus berpisah dengan keluargaku di sini,” ujar Marion sambil sesekali menghapus air mata yang terus menetes.

Bagi Marion, berjuang di Indonesian Idol merupakan pengalaman yang sangat berharga. Ia mendapat banyak pelajaran hidup.

Curhat Orangtua

Tak hanya Marion atau akrab disapa Lala yang sedih, kedua orangtuanya yang selama ini mendukungnya sepenuh hati pun demikian.

Mereka mengungkapkan perasaannya setelah impian sang buah hati menjadi juara ajang pencarian bakat harus terkubur.

Melalui akunnya pada Facebook, ayah Marion, Ari Umbu berulang kali mem-posting status.

Pertama, soal permohonan maafnya atas kegagalan Marion disambung ucapan terima kasih atas dukungan dari semua pihak selama ini.

“AKHIRNYA ITU YANG DIINGINKAN TUHAN”

“Marion harus terhenti di 6 besar kami harus menyatakan PERMOHAN MAAF DAN TERIMA KASIH KEPADA SEMUA PENDUKUNG, PENGGEMAR, PECINTA DAN SEMUA LAVERS DIMANA SAJA atas segala DOA, CINTA, DUKUNGAN dan semua yang pernah diberikan kepada MARION hanya TUHAN yang bisa balas. T E R I M A K A S I H,” demikian ditulis Ari sekaligus pejabat eselon di NTT melalui akunnya sesaat setelah putrinya dinyatakan tersingkir.

Kedua, ungkapan pujian kepada sosok Lala.

“SHE IS ONE STUBBORN GIRL BUT I LOVE HER”

“Hari yang baru kami berempat disini DIA masih disana and … dia masih kuat kemauan akan terus di dunia ini katanya, ditawarin untuk dijemput sama kita berempat jawabnya ngabisin duit. Kemarin siang ada yang bilang kalau mereka diandaikan besi beton kalau masih 6 mili masih bisa kita atur2 tapi kalau sudah jadi tiang listrik ? ….. lu pi kasih bengkok su ha ha. Bukannya saya tidak mendukung tapi karantina membuat dia ‘sepertinya’ tahu jalannya he he ada rasa senang tapi ada juga rasa sesal … saya merasa tua ha ha dan saya harus meyakinkan diri saya bahwa Burung Kecil saya telah memiliki sayap yang kuat untuk terbang mengelilingi cakrawala, kuku yang kuat untuk menerkam makanannya, paruh yang tajam untuk memastikan semua makanannya aman dan mata yang tajam untuk memilah mana musuh mana lawan. Saya harus membiasakan diri dari seseorang yang selalu melakukan A sampai Z kepada seorang PENDOA yang berharap dan memasrahkan segala sesuatu, masih ada 2 laki2 kici orang kupang bilang bet son tau dong jadi apa lai …. terserah ambe BAPA TUA su …. kita akan tetap KABAR KABARI LAVERS LUV U ALL.”

Sementara, sang bunda, Sherly N Dauta Elim mengungkapkan kebesaran hatinya.

Marion Jola (INDONESIAN IDOL)
Dia enggan meratapi kegagalan ini dan tetap berpikiran positif.

“Allah ingin melakukan apa yg baik bg kita, bukan karena kita baik atau karena kita layak menerimanya tetapi karena Dia baik..terima kasih Tuhan yg menjawab doa…sekali lg saya bertemu muka dengan muka dengan Tuhan…lala anakku say Allah yg kita sembah adalah Allah yg merancangkan damai sejahtera bagimu bukan rancangan kecelakaan. Tidak masalah berapa kali kita gagal, Allah tdk akan pernah “menggagalkan” kita dari sekolahNya. Kita hanya harus mengulangi ujian ujian tersebut sampai kita berhasil…sampai bertemu pp mm adik dua di jkt..we love you…,” demikian ditulis melalui akunnya.

Timeline akun Ari kini dipenuhi dukungan semangat untuk Lala.

Para pendukung menganggap Lala tetap yang terbaik dan kegagalan ini bukanlah akhir dari segala-galanya.