Miris! Puluhan Siswa di Deli Serdang Harus Seberangi Sungai untuk Sampai ke Sekolah

Miris! Puluhan Siswa di Deli Serdang Harus Seberangi Sungai untuk Sampai ke Sekolah

Sipayo.com – Lebih dari dua puluh orang siswa sekolah dasar negeri 101976 yang berada di Desa Bandar Kuala, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, harus bertaruh nyawa setiap harinya, pada saat akan berangkat dan pulang sekolah. Hal ini dikarenakan mereka harus menyeberangi sungai buaya untuk bisa mencapai sekolah mereka.

Menyeberangi sungai bila hendak menuju dan pulang dari sekolah bukan tanpa alasan bagi kalangan siswa ini. Jauhnya akses jalan yang menghubungkan desa mereka dengan sekolah membuat hal tersebut harus dilakukan. Apalagi ditambah dengan kondisi jalan yang rusak, sehingga tak ada pilihan bagi mereka harus berjalan melewati perkebunan sawit milik perusahaan.

Setiap harinya, para siswa ini harus menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit bambu yang dibuat oleh masyarakat sekitar. Bahkan tak jarang, saat pulang sekolah, para siswa ini harus berbasah-basahan mengarungi sungai dengan berjalan kaki.

Dalam keseharian mereka pergi dan pulang sekolah, para siswa yang masih kecil-kecil ini sudah berani menyeberangi sungai tanpa harus didampingi oleh orang tua mereka. Hal ini dapat mereka lakukan mengingat sudah terbiasa menyeberangi sungai yang memiliki arus yang cukup deras.

Meski punya keberanian untuk menyeberangi sungai, tak jarang para siswa harus absen dan libur sekolah, apabila air dipermukaan sungai sedang naik atau banjir. Bahkan tak jarang siswa ini datang dan belajar di kelas dengan pakaian dan sepatu yang basah.

Kalangan siswa dan masyarakat sekitar pun berharap agar pihak berwenang dapat membangun jembatan penghubung. Harapan tersebut semata-mata agar para generais bangsa itu dapat berangka sekolah dengan mudah dan aman. Setidaknya, pembangunan jembatan juga dapat dimanfaatkan warga untuk mengangkut hasil pertanian dan kepetingan lain.