Sebelum Tewas Membusuk Dalam Lemari di Malaysia, TKW Restauli Simbolon Mau Nikah 3 Bulan Lagi

Sebelum Tewas Membusuk Dalam Lemari di Malaysia, TKW Restauli Simbolon Mau Nikah 3 Bulan Lagi

Foto: Restauli Simbolon (Net)

Sipayo.com – Santi Restauli Simbolon (25) seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia ditemukan tewas didalam lemari. Dugaan Polisi setempat, Santi dibunuh oleh pacarnya sendiri.

Santi merupakan anak ke-5 dari sembilan bersaudara. Di mata orang tuanya Tiurmaida Br Sihombing, wanita berusia 25 tahun itu adalah sosok anak yang baik.

Sementara itu, menurut informasi yang didapat dari ibu korban, Tiurmaida Br Sihombing, tiga bulan lagi dirinya (korban) dikabarkan akan menikah.

“Rencananya dia mau pulang bulan lima ini dan bulan enamnya mau menikah karena memang sudah bertunangan,” ungkapnya pada hari Jumat (16/3/2018).

Ibunda Santi mengaku, tunangan anaknya sudah mendatangi rumahnya kemarin.

“Tunangannya orang Rantau Parapat,”ujar Tiurmaida.

Ibu sembilan anak itu menyebut sama sekali tidak memiliki firasat apapun. Tiurmaida mengaku, terakhir kali berkomunikasi dengan Santi sekitar 10 hari sebelum kematiannya.

“Hari Rabu pagilah aku dihubungi pertama kali. Saat itu aku lagi di sawah, gak tau aku siapa yang menelpon. Dibilangnya samaku benar ibu orangtuanya Santi Restauli,” ungkap Tiurmaida.

“Dibilang lagi gak bisa kasikan sama orang lain dulu. Aku di situ langsung berpikir kenapa anakku rupanya. Itulah langsung pulang aku menjerit-jerit,” imbuhnya.

Mayat Santi ditemukan karena ada yang mencium bau busuk dari kamar tersebut. Bau itu pertama kali dicium oleh dua pria asal Nepal yang tinggal satu rumah dengannya. Jenazah Santi sendiri ditemukan dalam lemari yang terkunci.

Kepala Kepolisian Bagian Utara ACP Anuar Omar mengatakan, korban bekerja di sebuah pabrik daerah Bayan Lepas.

Dia diduga telah meninggal tiga hari sebelum ditemukan. Untuk mengevakuasi jenazah, polisi harus mendobrak pintu kamar dan lemari yang terkunci.

Menurut Anuar, Santi merupakan pacar salah satu penghuni rumah tersebut. Pacar korban adalah seorang pria Nepal bernama Sandip Gurung (27).

Sandip dikabarkan sempat mendatangi rumah tersebut beberapa kali. Anehnya, saat mayat Santi ditemukan, dirinya menghilang entah ke mana. Polisi menduga Sandip melarikan diri setelah membunuh Santi.

Menurut kesaksian rekannya, Sandip terakhir kali terlihat di rumah tersebut pada hari Sabtu (10/3/2018) kemarin. Kini, polisi sedang melacak keberadaan Sandip untuk menguak kasus ini.

Anuar mengatakan, motif pembunuhan ini karena cemburu pada pacarnya. Penyelidikan awal menunjukkan tidak adanya luka di bagian luar tubuh korban.

Tubuh wanita itu lalu dibawa ke Rumah Sakit Penang untuk menjalani pemeriksaan.