Alamak! Mahasiswi Ini Blak-blakan Ungkap Tarif Jual Perawan untuk Biaya Berobat Ibunya

Alamak! Mahasiswi Ini Blak-blakan Ungkap Tarif Jual Perawan untuk Biaya Berobat Ibunya

Foto : Ilustrasi

Sipayo.com – Keperawanan menjadi salah satu kehormatan paling berharga yang ada di dalam diri wanita. Setiap wanita hanya ingin memberikan keperawanannya terhadap pria yang akan dijadikan sebagai suaminya kelak.

Namun ternyata , tak semua wanita bisa dengan baik menjaga aset pribadinya. Bahkan ada sejumlah wanita yang rela menjual keperawanannya demi sejumlah alasan tertentu.

Dimana, hal itu terjadi pada seorang mahasiswi berinisial RA yang mengaku menjual keperawanannya ke pejabat untuk membiayai pengobatan ibunya yang sakit. RA itu mengaku, pertama kali terjun ke dunia protitusi karena tuntutan ekonomi dan keinginannya membantu ekonomi keluarga.

“Dulu pertama kali terjun ke dunia protsitusi ragu juga, mau apa tidak (karena ini yang pertama). Tapi, mama sakit dan butuh biaya banyak,” ujar RA blak-blakan.

Wanita berusia 22 tahun ini mengaku, sekali terjun ke dunia prostitusi mendapatkan uang yang cukup besar sehingga mengagetkan dirinya.

“Ya akhirnya ambil side job. Ternyata duitnya besar juga,” tambah RA saat wawancara dalam acara Hotman Paris Show yang disiarkan di MNC lifestyle tv kemarin malam.

RA tampil bersama Robby Abbas, mucikari prostitusi online yang kliennya mahasiswi, model, pramugari, dan juga artis. Sebelum terjun ke dunia prostitusi, dia adalah seorang model majalah pria dewasa.

Tetapi, karena kesulitan ekonomi akhirnya dia pun menerima ketika ditawari side job oleh pengelola majalah pria dewasa tersebut. RA tanpa malu-malu mengungkap rahasia tarif prostitusi di kalangan model atau mahasiswi yang ia jalaninya itu. Dia mengaku tarif sekali kencan untuk short time berkisar antara Rp 8 juta dan Rp 10 juta.

Ketika Hotman Paris Hutapea sebagai host di acara itu bertanya, RA menambahkan, ada model yang sangat cantik yang bayarannya Rp 25 juta untuk sekali kencan. Tapi, uang sebesar itu tidak ia nikmati sendiri.

Dia memiliki agency, pengelola, atau semacam manajer di dunia artis yang mencarikan lelaki hidung belang.

“Jadi, dari jumlah itu 20 persen untuk agency,” katanya.

Model yang rangkap pekerjaan sebagai pelacur ini mengaku telah berhasil membiayai sekolah dan kuliah adik-adiknya di kampung. Dia pun telah membiayai pengobatan ibunya yang terkena penyakit kanker dan juga ginjal. Di samping itu, RA mengaku telah memiliki tabungan yang lumayan besar untuk bekal di hari tuanya seandainya ia tak lagi menekuni pekerjaan sebagai pelacur.

“Saya terjun ke dunia ini karena faktor kebutuhan. Ibu dan adik-adik butuh biaya,” katanya. “Sekarang sudah punya tabungan yang lumayan untuk hari depan.”

Dia menambahkan, “Orangtua saya sudah meninggal. Saya akan berhenti begini kalau adik-adik sudah selesai kuliah semua,”