Edy Rahmayadi Dipercaya Mampu Jaga Keamanan Sumut Karena Berlatar Belakang Militer

Edy Rahmayadi Dipercaya Mampu Jaga Keamanan Sumut Karena Berlatar Belakang Militer

Foto: Edy Rahmayadi 

Sipayo.com – Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan istri Nawal Lubis kunjungi Tanjungbalai. Saat tiba keduanya langsung diarak warga Kota Kerang menggunakan becak motor menuju salah satu warung kopi (warkop) di Jalan Anwar Lubis.

Di warkop tersebut, Edy Rahmayadi dan Nawal Lubis disambut pemilik H Kelly bersama sejumlah tokoh masyarakat, agama dan pemuda setempat, pada Senin, 9 April 2018.

Di warkop itu, Edy dan Nawal Lubis ‘diupah-upah’ (ritual penghormatan) oleh warga. Kehadiran Edy membuat warga meramaikan lokasi. Ketua DPRD Kota Tanjungbalai, Bambang Harianto juga turut hadir menyambut kedatangan Edy.

“Ini sebagai bentuk penghormatan kami komunitas sekaligus masyarakat di Wakop Kelly kepada Calon Gubernur Edy Rahmayadi dan istri sebagai bagian keluarga besar kita. Kami doakan dan mendukung Eramas menang pada Pilgubsu 27 Juni 2018,” ujarnya.

Bambang mengatakan, dengan latar belakang militer dan memiliki kedekatan emosional dengan aparat keamanan dan ketertiban, Edy diyakini menjadi satu-satunya calon gubernur yang mampu menjaga keamanan Sumut, termasuk juga kriminalitas dan penyelundupan narkoba.

“Sumut ini punya perairan yang jadi pintu masuk narkoba. Pak Edy sudah punya pengalaman mengejar penyelundup narkoba. Kita harap beliau akan menghabisi narkoba di Sumut,” pungkasnya.

Edy Rahmayadi mengaku terharu atas sambutan yang hangat ditunjukkan komunitas di Warkop Kelly. “Saya tak bisa berkata apa-apa, apa lagi saya dan istri ditepungtawari. Kalau di kampung saya, ditepungtawari itu adalah orang-orang yang diterima dengan baik. Alhamdulillah, ini juga doa dari bapak dan ibu untuk kami,” canda Edy.

Edy pun mengapresiasi semangat yang ditujukan masyarakat menyambut dirinya. “Dengan semangat yang bapak-bapak tunjukan saya merasa yakin kalau kita bisa mengangkat kesejahteraan umat, masyarakat Sumut,” pungkas Edy.