Heboh! Dukun di Sukabumi Ini Cabuli Puluhan Wanita Dewasa yang Sedang Galau, Ternyata Begini Modusnya

Heboh! Dukun di Sukabumi Ini Cabuli Puluhan Wanita Dewasa yang Sedang Galau, Ternyata Begini Modusnya

Foto: Arifin Rismawan 

Sipayo.com – Dilihat di zaman now ini, masih saja banyak perempuan dewasa yang percaya terhadap orang pintar atau kerap disebut dukun yang mengaku mampu melancarkan karier seseorang. Padahal, ritual perdukunan itu hanya trik ‘sang dukun’ untuk memuaskan nafsu bejatnya.

Seperti kejadian di Suka Bumi, Jawa Barat. Seorang pria berusia 43 tahun ditahan polisi, Senin (23/4/2018). Pria yang bernama Arifin Rismawan itu dituduh mencabuli sejumlah wanita dewasa yang sedang galau atau yang bermasalah dengan suami, pacar hingga yang ingin lancar dalam pekerjaannya.

Dalam melakoni ulah cabul, Arifin menelanjangi korban saat praktik perdukunan. Kini, dia ditahan di Mapolsek Cibadak. Polisi masih menyelidiki kemungkinan korban kejahatan seksual sang dukun.

“Kita masih belum mendapat keterangan apakah ada perbuatan hubungan badan oleh pelaku atau tidak. Sejauh ini pengakuan korban hanya dipegangi bagian sensitifnya,” kata Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman.

Arifin berdomisili di Ciaul, RT 02 RW 08, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Namun, dia melakukan aksinya di rumah kontrakan di wilayah Cibadak. Polisi sendiri menelusuri keterlibatan YT, istri Arifin.

Rudi Mulyadi, Ketua RW 22 di Kampung Kebon Randu, menjelaskan Arifin nyaris diamuk massa saat proses penyergapan oleh sejumlah anggota ormas. Arifin sempat diinterogasi di rumah Budi. Menghindari amarah massa, Budi memboyong si dukun tersebut ke Polsek Cibadak.

Selain Arifin, ormas itu juga membawa seorang wanita dewasa yang diduga korban pencabulan ke Mapolsek Cibadak. “Korban itu mengaku ada sekitar 20 wanita lainnya yang menjadi korban,” ujar Budi.

Kepada polisi, beberapa korban menyampaikan modus Arifin memperdayai korbannya. Para korban mengaku diiming-imingi dapat tampil memikat dengan membuka aura dan dijanjikan karier moncer di tempat kerja.

Korban yang mayoritas wanita dewasa terpedaya bujuk rayu Arifin. “Tersangka menjanjikan bisa membuka aura, terus urusan karier pekerjaan lancar, mengatasi masalah percintaan dan rumah tangga,” tutur Suhardiman.

Lalu, Arifin meminta syarat kepada ‘pasiennya’. Tentu syaratnya harus dipatuhi. “Dia mengerjai korbannya di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cibadak. Korban ngakunya diminta untuk telanjang. Kita masih belum mendapat keterangan apakah ada perbuatan hubungan badan oleh pelaku atau tidak. Sejauh ini pengakuan korban hanya dipegangi bagian sensitifnya,” tutur Suhardiman.

Polisi turut memeriksa YT, istri Arifin. Sebab salah satu korban merupakan rekan YT. “Istri tersangka kita periksa, karena ada korban yang berstatus teman YT di garmen. YT juga yang mengenalkan teman-temannya ke pekaku,” kata Suhardiman.

Menurut dia, YT menampung para temannya yang putus cinta, bermasalah dalam rumah tangga, dan ingin mulus dalam pekerjaan untuk bertemu suaminya. Namun, YT mengaku tidak mengetahui aksi cabul suaminya. “Dugaan pencabulannya di tempat yang berbeda, itu baru pengakuannya,” ucap Suhardiman.

Sewaktu menjalani pemeriksaan polisi, Arifin tak membantah perbuatannya. “Korban telah memberikan keterangan. Si pelaku ini mengakui semua perbuatannya,” kata Suhardiman.