Pelatih Bayern Muenchen Sebut Gol Real Madrid Hadiah dari Muenchen

Pelatih Bayern Muenchen Sebut Gol Real Madrid Hadiah dari Muenchen

Foto : Jupp Heynckes

Sipayo.com – Pertandingan leg I semifinal Liga Champions antara Bayern Munich kontra Real Madrid di Allianz Arena, Kamis (26/4/2018), dini hari WIB, telah usai digelar dengan hasil akhir 2-1 bagi tim tamu. Sempat tertinggal lewat gol Joshua Kimmich, Madrid mampu membalikkan keadaan lewat gol dari Marcelo dan Marco Asensio.

Pelatih Bayern, Jupp Heynckes, menilai bahwa kemenangan Madrid itu tak ubahnya hadiah yang mereka berikan. Gol pertama Madrid yang dicetak oleh Marcelo lahir karena kegagalan pemain Muenchen mengantisipasi pergerakan Dani Carvajal, si pemberi assist Marcelo.

Gol kedua Madrid muncul akibat kesalahan oper Rafinha. Bukannya diterima oleh rekannya, bola tadi justru jatuh ke kaki Asensio yang berhasil memanfaatkan situasi serangan balik untuk mencetak gol.

“Kebobolan tepat sebelum jeda babak pertama itu krusial, ibarat hadiah untuk Madrid. Gol kedua mereka pun tidak jauh berbeda,” ungkap Heynckes dalam wawancara seusai laga, dilansir Marca.

Setelah Madrid berhasil mencetak gol kedua, Bayern mulai berupaya untuk menguasai pertandingan. Selain memenangi penguasaan bola (59% berbanding 41%), Bayern juga berhasil menorehkan tembakan yang lebih banyak. Total, ada 15 tembakan yang dilepaskan Bayern, sementara Madrid hanya mencatatkan 7 tembakan.

Keunggulan yang didapat Madrid menjadikan mereka bermain dengan lebih tenang. Bayern memang tampil menekan, tapi Madrid pun sukses meredam tekanan Bayern. Akibatnya, tim tuan rumah gagal membukukan gol penyama kedudukan dan pembalik keadaan. Madrid tetap unggul 2-1 hingga pertandingan berakhir.

Melihat hasil akhir pertandingan, harapan Bayern untuk lolos ke babak final belum sirna. Madrid hanya unggul satu gol tandang atas Bayern. Peluang Die Roten untuk membalikkan keadaan di leg kedua masih terbuka lebar. Namun demikian, Bayern juga bukannya tanpa masalah sama sekali.

Di pertandingan ini, mereka kehilangan dua pilar utamanya. Arjen Robben harus meninggalkan lapangan lebih dini, pada menit kedelapan karena cedera. Sudah jatuh tertimpa tangga, sudah kehilangan Robben, Bayern harus kehilangan Jeremo Boateng di menit 34. Heynckes pun mengakui, cedera yang menimpa dua pemain mereka berpengaruh pada permainan tim.

“Cedera di awal-awal pertandingan menyulitkan kami untuk bermain baik. Kami juga tidak dapat memanfaatkan peluang dengan efektif. Namun, kami ingin melakukan apa pun demi memenangi pertandingan leg kedua pekan depan. Semifinal ini ada dua leg. Kami harus melihat secara keseluruhan, bukan hanya satu leg. Kami tidak pantas kalah hari ini. Saya masih tetap optimistis,” ujar Heynckes mengakhiri.