Terlalu! Istri Ini Tega Jual Suami Sendiri, Tarif Dan Alasannya Bikin Tepok Jidat

Terlalu! Istri Ini Tega Jual Suami Sendiri, Tarif Dan Alasannya Bikin Tepok Jidat

Foto: Ilustrasi Threesome

Sipayo.com – Sepasang suami istri ini terlihat kelakuan yang sangat keterlaluan. Mereka menjadikan hubungan bertiga alias threesome sebagai cara mencari duit.

Sang istri menawarkan suaminya berhubungan seks threesome dengan sejumlah bayaran kisaran Rp 300 ribu. Fantasi berhubungan intim yang dilakukan korban tidak hanya sekadar urusan birahi saja tapi lebih pada motif ekonomi.

Setelah ditangkap polisi, sang istri duduk sebagai terdakwa. Sedangkan suaminya dimintai keterangan sebagai saksi sekaligus korban dalam persidangan.

Meskipun sejumlah lokalisasi telah ditutup, namun bukan berarti hal itu bisa menghilangkan praktik prostitusi begitu saja. Buktinya, sampai saat ini praktik prostitusi masih terus ada.

Itu seperti sebuah kasus yang terjadi beberapa waktu lalu. Bahkan, praktik semacam itu juga dilakukan oleh pasangan suami istri (pasutri). Tepatnya, suami istri yang menjual diri untuk layanan seks bertiga.

Kasus prostisusi online threesome yang sempat heboh beberapa waktu lalu, yang menjerat VR kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu, (25/4/2018).

Sidang tersebut digelar di Ruang Kartika 2, sidang ini berjalan secara tertutup. Agenda keterangan saksi, dimana yang menjadi saksi tersebut adalah tak lain MR suami terdakwa sendiri yang juga menjadi korban.

VR dijerat Pasal 2 UU RI No. 21 tahun 2007, tentang Tindak Pidana Penjualan Orang, serta pasal 296 KUHP, dengan ancaman penjara selama 1 tahun 4 bulan.

Wanita usia 20 tahun tersebut dijerat dengan Pasal 2 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Penjualan Orang, serta Pasal 296 KUHP, dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan penjara.

Seusai sidang Jaksa Penuntut Umum (JPU), Suparlan menyebut, ada beberapa keterangan dari saksi MR yang berbeda dengan BAP, bahwa perbuatan menyimpang ini berdasarkan fantasi dari terdakwa.

“Yang dicabut dari keterangan BAP bahwa, ada keinginan dari istri dan keterangan saksi, terdakwa yang menginginkannya,” kata Suparlan.

Suparlan menambahkan perbuatan VR ini telah dilakukan sebanyak empat kali, sebelum digerebek. Motifnya bukan karena penyimpangan seksual.

“Motifnya ia mengaku karena tuntutan ekonomi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, VR yang masih berusia 20 tahun itu terbukti menjual MR (24), suaminya, melalui media sosial Facebook untuk layanan seks dengan tiga orang pemain atau threesome.

Aksi suami istri itu terdeteksi oleh pihak kepolisian dan melakukan penggerebekan, di sebuah kamar hotel di Jalan Kayoon, Surabaya. Di grup Facebook yang dikelolanya, sang istri menawarkan tarif untuk suaminya sebesar Rp 300.000 hingga 500.000 untuk sekali kencan.