Wah, Jack Ma Tantang Pendiri Facebook Agar Cepat Memperbaki Masalah Facebook

Wah, Jack Ma Tantang Pendiri Facebook Agar Cepat Memperbaki Masalah Facebook

Foto : Pendiri raksasa e-commerce Alibaba, Jack Ma

Sipayo.com – Kasus kebocoran data yang dialami Facebook masih menjadi sorotan publik dunia. Tidak hanya publik di Amerika, belakangan pengguna Facebook di tanah air juga kena imbasnya. Bukan tanpa alasan, Indonesia pun masuk dalam statistik angka kebocoran data Facebook.

Terkai hal itu, pendiri raksasa e-commerce Alibaba, Jack Ma, mendesak Mark Zuckerberg untuk segera menyelesaikan masalah privasi data yang menimpa Facebook, akibat terungkapnya skandal penyalahgunaan data pengguna yang dilakukan oleh Cambridge Analytica.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah event bertajuk Boao Forum for Asia di Hainan, China. Ma sempat menolak menjawab pertanyaan soal isu di Facebook, namun akhirnya ia tidak bisa menahan diri memberikan pandangannya tentang krisis yang dialami Zuckerberg saat ini.

“Sudah waktunya untuk memperbaikinya. Sudah saatnya bagi CEO untuk benar-benar menganggapnya serius. Saya pikir masalah bisa diselesaikan,” kata Ma seperti dikutip Bloomberg.

Ma optimis Facebook bisa menyelesaikan masalah yang membelitnya selama beberapa pekan ini. Ia juga mengatakan media sosial ini sangat berharga dan masalah yang muncul hanya karena ekspansi fenomenal dan belum pernah terjadi sebelumnya.

“Kita tidak harus mematikan perusahaan hanya karena masalah ini. Saya katakan, Facebook 15 tahun lalu, mereka tidak pernah memprediksi ini menjadi besar seperti itu. Semua masalah yang tidak mereka sadari muncul,” ucap Ma.

“Solusi yang paling penting adalah Anda menghormati data, Anda menghormati keamanan, Anda menghormati privasi,” ujar pria yang memiliki kekayaan 37,9 miliar dolar AS menurut Forbes.

Zuckerberg sendiri dijadwalkan akan segera memberikan keterangan kepada pemerintah AS terkait skandal Cambridge Analytica yang dialami Facebook, serta menjawab pertanyaan tentang bagaimana perusahaan menangani data penggunanya.

Gara-gara kasus Cambridge Analytica, Zuckerberg dan Facebook mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak, salah satunya Open MIC yang sering berkoordinasi dengan investor Facebook. Kelompok investor itu dengan tegas meminta Zuckerberg untuk mundur dari jabatannya sebagai CEO Facebook.