Wakapolres Lombok yang Tembak Adik Ipar di Medan Diduga Belajar Ilmu Hitam

Wakapolres Lombok yang Tembak Adik Ipar di Medan Diduga Belajar Ilmu Hitam

Sipayo.com – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Komisaris Fahrizal, yang menembak mati adik iparnya beberapa waktu lalu diduga sedang mencari dan mempelajari ilmu tertentu.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Paulus Waterpau, mengatakan hal tersebut diduga membuat Fahrizal mengalami gangguan jiwa.

“Kemungkinan besar ada belajar ilmu berguru dulu,” kata Paulus saat ditemui di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (24/4).

Waterpauw menambahkan, Fahrizal terakhir dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Medan, adapun hasil dari pemeriksaan dari pihak RSJ, Fahrizal mengarah kepada gangguan jiwa.

“Sementara dalam tahap observasi, karena kan info terakhir ada sedikit gangguan kejiwaan,” ungkapnya.

Adapun status Fahrizal di Korps Bhayangkara, Waterpauw akan mempertimbangkan bila kondisi kejiwaan anak buahnya mengalami gangguan

“Masih dalam proses. Artinya kalau dengan pengaruh jiwa menjadi bahan pertimbangan, masih di observasi oleh tim psikologi dan kejiwaan,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Fahrizal menembak adik iparnya sendiri, Jumingan di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Medan Tembung, Rabu 4 April lalu. Hingga saat ini, pihak kepolisan terus berupaya mengungkap misteri penembakan Fahrizal terhadap adik iparnya.