Anggota DPRD yang Tampar Petugas Bandara Ngurah Rai Akhirnya Minta Maaf

Anggota DPRD yang Tampar Petugas Bandara Ngurah Rai Akhirnya Minta Maaf

Foto: Situasi Bandara Ngurah Rai Bali (Net)

Sipayo.com – Abdul Kadir Hasan (47), seorang anggota DPRD asal Eda Nusa Tenggara Timur (NTT) melalukan aksi memalukan, dengan menampar seorang petugas ground handling khususnya bagian boarding di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, pada Rabu (2/5/2018) siang.

Aksi memalukan itu dilakukan Politisi dari Fraksi PKB DPRD Ende ini kepada Adi Saputra, 23, di pintu nomor 5 Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai pukul 11.25.

Atas perlakuan Wakil Rakyat Abdul Kadir Hasan tersebut, Abdul dilaporkan kepihak yang berawjip, terkait menganiaya petugas boording gate maskapai Lion Air di Bandara Ngurah Rai.

Kasus ini sendiri masih didalami penyidik KP3 Bandara Ngurah Rai. Selain memeriksa terlapor, penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi di TKP.

Ditempat yang sama, anggota DPRD Ende selaku terlapor Abdul Kadir Hasan mengakui dirinya salah atas apa yang telah dilakukan.

“Ya, saya berharap bisa damai dan bisa melanjutkan perjalanan dinas. Ya, saya tadi emosi dan refleks,” paparnya.

Hingga berita ini diterbitkan, terlapor sementara masih diperiksa penyidik Reskrim KP3 Bandara Ngurah Rai. Penyidik juga meminta keterangan sejumlah saksi yang ada di TKP.

Sebagaimana diberitakan, kasus ini bermula ketika korban menutup pintu gate 5, sekitar pukul 11.20. Pada saat ditutup, oknum anggota dewan dari Ende ini datang secara tiba-tiba.

Terlapor bertanya kepada korban, apakah dirinya masih bisa berangkat? “Pria yang bertugas sebagai ground staf ini lantas menjelaskan kepada terlapor bahwa terlapor sudah terlambat boording dan pintu pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 746 (DPS/UPG) tutup,” beber sumber di Polsek KP3 Bandara Ngurah Rai, Rabu (2/5) siang.

Setelah mendapatkan penjelasan itu, wakil rakyat ini terlihat naik pitam. Secara tiba-tiba terlapor menampar, terlapor menggunakan tangan kiri dengan jari terbuka mengenai kepala.

Tepatnya, tamparan itu mengenai bagian telinga sebelah kanan. Akibatnya korban mengalami rasa sakit dan mendengung pada bagian telinga.

Merasa dianiaya dan dipermalukan di depan umum, korban segera melapor ke Mapolsek KP3 Bandara Ngurah Rai.