Ditanya Ijeck Apakah Setuju Pembentukan Provinsi Tapanuli, Begini Jawaban Sihar

Ditanya Ijeck Apakah Setuju Pembentukan Provinsi Tapanuli, Begini Jawaban Sihar

Foto: Debat Publik Pertama Pilgub Sumatera Utara 2018

Sipayo.com – Debat publik pertama Pemilihan Gubernur Sumut yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut juga menyinggung soal pemekaran Provinsi Tapanuli. Hal ini terungkap saat sesi kedua calon wakil gubernur (cawagub) saling mengajukan pertanyaan.

Calon wakil gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Musa Rajekshah memberikan pertanyaan kepada cawagub nomor urut 2 Sihar Sitorus terkait wacana pembentukan Provinsi Tapanuli di dalam debat kandidat cagub-cawagub Sumut yang pertama di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (5/5).

“Pertanyaan saya kali ini terkait pemekaran daerah. Saya ingin bertanya kepada Bang Sihar, apakah Anda setuju pembentukan Provinsi Tapanuli? ” kata Musa Rajekshah atau akrab disapa Ijeck, kepada Sihar.

Menurut Sihar, saat ini ketimpangan pembangunan di Sumut masih terjadi. Menurutnya, pembangunan di wilayah barat, tengah dan timur Sumut tidak seimbang. Pembangunan lebih banyak dilakukan di kawasan timur Sumut.

“Kami melihat adanya masalah ketimpangan pembangunan di barat, tengah dan timur. Ini ketidakhadiran pemerintah, minim partisipasi masyarakat baik, swasta dan mayarakat umum, maka pemikiran untuk pemekaran tidak terjadi, Sumut memiliki potensi luar biasa, tanpa harus memisahkan diri provinsi induknya,” jelas Sihar.

Namun, pertanyaan itu tidak membuat Ijeck puas hati. Menurut Ijek jawaban Sihar tidak menjawab pertanyaannya.

“Memang saat ini pemerintah sedang ada moratorium pemekaran, tapi jawaban Anda tidak menjawab. Apakah Anda setuju pembentukan Provinsi Tapanuli?” tanya Ijeck lagi.

“Jawabannya sangat pendek. Saya tidak setuju, bahwa Sumut memiliki potensi kemampuan yang sangat luar biasa,” tegas Sihar. Bahkan Sihar sempat menyindir bahwa pengentasan ketimpangan wilayah di Sumut tidak tercantum secara terang-terangan di visi misi Edy-Ijeck.

“Ada ketimpangan barat, timur, tengah. Bahkan di visi misi paslon 1 tidak diaddres dengan benar,” tutup Sihar.