KPK Akan Periksa 2 Anggota DPR Terkait Kasus Suap Gatot Saat Menjabat Gubernur Sumut

KPK Akan Periksa 2 Anggota DPR Terkait Kasus Suap Gatot Saat Menjabat Gubernur Sumut

Foto: Gedung KPK

Sipayo.com – KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap sembilan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014. Mereka akan bersaksi terkait kasus suap yang dilakukan mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho. Termasuk dua anggota DPR dipanggil, yakni, anggota DPR Fadly Nurzal dan Rooslynda Marpaung.

Namun, kapasitas Fadly dan Rooslynda sebagai anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. Keduanya pun telah berstatus sebagai tersangka, tetapi pemeriksaan hari ini mereka dimintai keterangan sebagai saksi.

Selain itu, ada 7 mantan anggota DPRD Sumut lainnya yang juga dipanggil yaitu Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane, dan Abu Bokar Tambak. Mereka juga telah berstatus sebagai tersangka.

“Sembilan anggota DPRD Sumut tersebut akan diperiksa sebagai saksi atas tersangka MYS (M Yusuf Siregar),” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (2/5/2018).

Dalam kasus ini, KPK menduga 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 menerima uang dari Gatot Pujo Nugroho ketika menjabat Gubernur Sumut. Besaran duit yang diterima Rp 300-350 juta.

Dari jumlah tersebut ada 30 orang yang disebut KPK sudah mengembalikan duit. Total sekitar Rp 1,9 miliar uang dititipkan ke KPK.

Ke-38 orang itu diduga menerima suap dari Gatot terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.