Puluhan Pedagang Pasar Pringgan Demo Kantor Wali Kota Medan, Ini Tuntutannya

Puluhan Pedagang Pasar Pringgan Demo Kantor Wali Kota Medan, Ini Tuntutannya

Foto: Puluhan Pedagang Pasar Pringgan Demo Kantor Wali Kota Medan (Net)

Sipayo.com – Puluhan pedagang yang berjualan di Pasar Pringgan Medan menggeruduk Kantor Walikota di Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (30/4/2018). Mereka menuntut agar kepemilikan Pasar Pringgan yang kini dikelola pihak swasta, untuk dikembalikan ke tangan pemerintah.

“Kami merasa seperti keluar dari kandang harimau masuk ke kandang singa,” ucap salah satu pedagang yang tak mau disebutkan namanya kepada wartawan di lokasi demo.

Dari informasi yang diperoleh, Pasar Pringgan Medan sudah beberapa kali mengalami perubahan kepengelolaan. Mulanya pihak swastalah yang mengelola, namun karena mahalnya uang administrasi yang dibebankan pada pedagang, maka pemerintah kotapun mengambil alih pasar.

“Sampai pada akhirnya di bulan Februari, kami mengetahui bahwa pasar (Pringgan) tersebut sudah tidak lagi dikelola oleh pemerintah. Lah, itu kan nanti bakal menyengsarakan pedagang,” ujar kuasa hukum pedagang Pasar Pringgan, Ojahan Sinurat kepada wartawan.

Sementara Kepala Satpol PP Kota Medan, Sofyan, menyampaikan mandat dari Sekretaris Daerah, bahwa Wali Kota akan kembali membicarakan masalah ini dengan PT. Parben’s selaku pihak swasta yang saat ini mengelola Pasar Pringgan.

“Jadi dari apa yang kita harapkan bersama, kesepakatan ataupun kesepahaman pemerintah Kota Medan dengan PT. Parben belum tercapai hingga saat ini. Dan hari ini PT. Parben yang juga kita tunggu kehadirannya belum juga datang,” jelasnya. Oleh sebab itu, pemerintah Kota Medan akan menjadwalkan kembali,” jelas Sofyan di hadapan para pedagang yang kemudian disambut sorak kecewa.

Kekesalan mereka yang tidak ditanggapi itupun akhirnya membuat pedagang berinisiatif untuk berjualan di depan Kantor Wali Kota.
“Beli sayur saya Bu, kami sekarang jualan di sini. Enggak ada lagi lapak jualan kami untuk cari makan,” teriak salah satu pedagang pada pengguna jalan.