Akankah Habib Rizieq Jadi Capres di Pilpres 2019? Begini Keterangan dari PA 212

Akankah Habib Rizieq Jadi Capres di Pilpres 2019? Begini Keterangan dari PA 212

Foto: Habib Rizieq 

Sipayo.com – Habib Novel Bamukmin, Selaku Juru Bicara Alumni Persaudaraan (PA) 212 mengungkapkan pencalonan Habib Rizieq Shihab sebagai capres di Pilpres 2019 masih menjadi perdebatan.

Pasalnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut juga belum menyatakan sikap bersedia atau tidak.

Dikatakan Novel, nama Habib Rizieq sebagai capres 2019 memang telah disepakati dalam Rapat Kooordinasi Nasional (Rakornas) PA 212 beberapa waktu lalu. Saat itu, penentuan syarat capres-cawapres dibahas melalui perdebatan cukup rumit.

Dalam waktu dekat, nama-nama capres-cawapres yang muncul di Rakornas PA 212 tersebut akan dibahas kembali pada Musyawarah Nasional (Munas) Ulama non-MUI (Majelis Ulama Indoensia). Forum itu akan melahirkan calon final pasangan capres-cawapres yang akan didukung.

“Ini juga akan terjadi perdebatan panas antara ulama, aktivis, para ustaz, siapa yang diusung. Karena sampai saat ini kami masih belum menemukan titik temu. Hasil Rakornas meminta Habib Rizieq yang maju, sementara yang lain ada yang bertahan (mengusung nama) selain Habib Rizieq,” ucap Novel menjawab JPNN, Minggu (17/6).

Ditegaskan lagi bahwa PA 212 sendiri belum memperoleh kepastian dari Habib Rizieq akan bersedia dicapreskan atau tidak. Karenanya Novel berharap nama pasangan capres-cawapres tersebut bisa diputuskan pada Munas Ulama non-MUI nanti.

“Nanti di Munas itu kalau memang mengerucut lagi kepada Habib Rizieq, kalau beliau bersedia, partai juga harus mau mengusung. Yang pasti kalau mereka memang bersedia, itu hak partai, kami kembalikan lagi ke partai,”

PA 212 menurutnya sangat berharap ada rekomendasi mereka yang dijalankan partai seperti Gerindra, PAN, PKS, dan PBB yang akan berkoalisi. Minimal, capres yang diusulkan bisa diusung.