Geger! Pilkada Tapanuli Utara Rusuh, Warga Dikabarkan Kuasai Kantor KPUD

Geger! Pilkada Tapanuli Utara Rusuh, Warga Dikabarkan Kuasai Kantor KPUD

Salah Satu Cuplikan Video yg Beredar Pilkada Tapanuli Utara Rusuh, Warga Kuasai Kantor KPUD

Sipayo.com – Dalam Pilkada serentak, diketahui Tapanuli Utara juga melaksanakan pemilihan Bupati Tapanuli Utara serentak dengan pelaksanaan Pilgubsu 2018. Namun, beredar isu kecurangan saat proses penyerahan kotak suara berisi formulir C1 dari tinggkat KPPS ke tingkat PKK.

Mendengar isu tersebut, masyarakat langsung mendatangi Kantor KPU Tapanuli Utara, hingga diwarnai kerusuhan. Bahkan Kantor KPU Taput dikuasai oleh massa yang menyebut adanya dugaan kecurangan terkait pelaksanaan pemilihan bupati.

Komisioner KPU Sumatera Utara, Iskandar Zulkarnain mengatakan hingga saat ini KPU Sumut mendapat laporan, massa masih menguasai Kantor KPU Tapanuli Utara.

“Kerusuhan ini berawal dari beredarnya isu yang menyebut adanya kecurangan saat proses penyerahan kotak suara berisi formulir C1 dari tingkat KPPS ke tingkat PPK,” kata Iskandar, Kamis (28/6/2018).

“Saat itu, disebut kotak suara yang sudah disegel terpaksa dibuka kembali karena formulir C1 berhologram ternyata belum dimasukkan dalam kotak berisi surat suara dan data rekapitulasi perolehan suara dari TPS,” sambungnya.

Lebih lanjut, Iskandar menjelaskan bahwa tiba-tiba isu itu beredar menjadi sebuah tudingan kecurangan. Dan tiba-tiba massa langsung datang dan menggeruduk kantor KPU Tapanuli Utara. C1 nya diambil dan dokumen-dokumen lainnya dirusak. KPU sendiri sangat menyayangkan terjadinya aksi massa yang langsung melakukan menggeruduk kantor KPU Tapanuli Utara.

Aksi ini menurutnya tidak dapat diterima mengingat keberatan atas dugaan adanya pelanggaran sudah diatur yakni dengan mengadukannya ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Seharusnya bukan langsung main geruduk begini. Memang masalahnya ini terkait suara soal Pilkada Bupati disana, tapi kan terimbas juga terhadap proses perhitungan suara Pilgubsu 2018. Padahal kami menargetkan scan C1 pilgubsu 2018 selesai dalam waktu 2 x 24 jam,” ungkapnya.

Kondisi ini, sudah mereka laporkan ke Polda Sumatera Utara. KPU Sumatera Utara meminta jaminan keselamatan bagi seluruh Komisioner KPU Tapanuli Utara.

“Kami meminta agar rekan-rekan kami di KPU Taput ada jaminan keselamatan,” jelasnya.