Ini 4 Film Indonesia yang Tidak Laku di Pasaran Meski Menelan Biaya Produksi Miliaran Rupiah

Ini 4 Film Indonesia yang Tidak Laku di Pasaran Meski Menelan Biaya Produksi Miliaran Rupiah

Foto: Film Indonesia Sepi Penonton

Sipayo.com – Menilai Film-film Indonesia saat ini terlihat begitu semakin berkembang dan juga tidak kalah dengan film hollywood.

Tak begitu jarang, film yang dibuat sangat banyak menghabiskan dana yang tidak murah. Maka itu, banyak harapan bagi pembuat film agar film dibuatnya banyak penonton.

Meski menghabiskan dana miliaran rupiah, ternyata ada beberapa film Indonesia yang tidak laku di pasaran Indonesia. Bisa dikatakan jika film-film itu sepi penonton.

Ini film-film Indonesia yang tidak laku di pemasaran:

1. Street Society

Ketika trailer film ini mulai muncul, film garapan Awi Suryadi sudah digadang-gadang akan menjadi salah satu film yang sukses di bioskop.

Hal ini dilihat dari sisi pemeran dan jalan cerita yang dinilai keren.

2. Rafathar

Kalau dengar judul ini, pasti sudah tahu kan ini film tentang apa dan garapan siapa?

Yaps, film yang diproduseri Raffi Ahmad ini sebenarnya sudah menggunakan grafis modern.

Alur ceritanya bisa dikatakan tak jauh berbeda dengan Baby’s Day Out pada 1994.

3. Pendekar Tongkat Emas

Film garapan Riri Riza ini sebenarnya sudah dibintangi dengan artis-artis papan atas.

Seperti Reza Rahardian, Nicholas Saputra, Tara Basro dan Christnie Hakim.

Namun tetap saja, film kolosal ini sepi penonton.

4. Gunung Emas Almayer

Judul ini sepertinya masih terdengar sangat asing di telinga.

Jadi wajar jika film ini masuk ke dalam deretan judul film yang tidak laku di pasaran Indonesia.

Padahal, jalan cerita yang diangkat cukup menarik dan unik.

Di mana ceritanya mengisahkan kehidupan penuh drama yang berlatar belakang di Hutan Malaka pada 1830.

Tak tanggung-tanggung, film lawas ini menghabiskan dana Rp 60 Miliar.