Ini Hasil-hasil Mengejutkan dalam Pilkada Serentak 2018

Ini Hasil-hasil Mengejutkan dalam Pilkada Serentak 2018

Foto : Pilkada Serentak 2018

Sipayo.com – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 171 daerah di Indonesia pada Rabu (27/6/2018) telah sukses dilaksanakan.

Meskipun penghitungan real time Komisi Pemilihan Umum belum final, namun sejumlah lembaga survei sudah memberikan gambaran pasangan calon kepala daerah mana yang menang dalam Pilkada Serentak 2018.

Namun, dari hasil survei ditemukan hal yang mengejutkan, mulai dari kepala daerah yang tidak diunggulkan malah menang versi hitung cepat atau sebaliknya calon kepala daerah yang diunggulkan malah kalah telak.

Berikut ini hasil-hasil mengejutkan Pilkada 2018 :

1. Calon tunggal kalah lawan kotak kosong

Terdapat 15 daerah yang dengan calon tunggal, salah satunya Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Calon tunggal wali kota Makassar Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) kalah dari kotak kosong menurut hitung cepat. Jika pengumuman resmi dari KPU menyebut kotak kosong menang 50 plus maka Pilwalkot Makassar akan kembali digelar pada tahun 2020.

2. Suara Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi kalah dari Sudrajat-Syaikhu

Hal mengejutkan terjadi di Pilgub Jawa Barat pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang menjadi kandidat kuat menang pilgub harus rela berada di posisi ketiga. Dimana pasangan Deddy hanya mendapatkan 25,38 persen suara sedangkan Sudrajat-Syaikhu mendapat suara 29,59 persen menduduki posisi kedua.

3. Khofifah menang atas Gus Ipul dalam Pilgub Jatim

Setelah tiga kali maju sebagai calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akhirnya menang melawan calon petahanan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Dalam beberapa lembaga survei sebelum pemilihan, persaingan Khofifah dangan Gus Ipul sangatlah sengit.

Namun hasil akhirnya dimenangkan oleh Khofifah-Emil menurut hitung cepat Litbang Kompas dengan suara 53,36 persen. Sedangkan Gus Ipul-Puti mendapat suara 46,64 persen.