Komplotan Perampok di Karo Berhasil Diringkus Polsek Tigapanah

Komplotan Perampok di Karo Berhasil Diringkus Polsek Tigapanah

Kedua Tersangka Diringkus Polsek Tigapanah (Foto: Istimewa)

Sipayo.com – Polsek Tigapanah mengamankan dua dari enam orang yang termasuk dalam daftar komplotan jaringan perampokan, pada Selasa (28/5/2018). Dua perampok ini berhasl diamankan setelah melakukan aksinya usai merampok mobil L 300 bermuatan 2 ton cabai dari Dairi menuju Kota Medan.

Saat pihak Polsek Tigapanah meminta keterangan kepada korban, yakni, Marolop Siringoringo (42) warga Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat dan Jul Ferdy Siregar (29). Ia menjelaskan, Kejadian perampokan yang dialami saat mereka memasuki wilayah Kabupaten Karo tepatnya di Pintu Angin Desa Aek Hotang Desa Pangambatan, Kecamatan Merek.

“ Pas masuk di Pintu Angin, sekira pukul 19:30 Wib, tiba-tiba datang mobil Avanza memepet mobil kami. Terpaksa mobil yang kami kendarai dihentikan Jul. Seketika itu juga empat orang pelaku turun dari mobilnya dan menyeret kami keluar dari mobil dan menggiring masuk kedalam mobil mereka. Kami diancam, mata kami dilakban dan tangan diikat kebelakang,”ujar korban.

Sementara dua orang pelaku lainnya, lebih lanjut dikatakan korban, membawa mobil L 300 mereka yang bermuatan cabai 2 ton. Sejurus dengan itu, kami berdua dibawa menuju daerah Simarjarunjung. Semua harta benda dikuras dan kami dibuang disemak-semak.

“Untung saja kami berhasil melepaskan tali yang diikatkan ditangan kami. Setelah berhasil lepas, kami menjumpai penduduk dan disarankan agar melapor ke Polsek wilayah Simalungun. Namun laporan ditolak karena masuk wilayah hukum Polres Karo. Sehingga kami langsung melapor ke Polsek Tigapanah” ujarnya.

Setelah mendapat laporan, Kapolsek Tigapanah AKP Banuara Manurung langsung melakukan cek TKP dan memintai keterangan saksi.

“Iya benar, dua dari enam orang pelaku berinisial LS (30) warga Dusun Sitinjo 2, Kecamatan Sitinjo dan PPT (29) warga Jalan Pelita Desa Pegaganjulu, Sumbul Dairi telah kita amankan. Setelah sebelumnya si PPT itu sempat kabur dengan menumpang mobil Datra menuju Medan. Setibanya di Rumah Makan Ramayana, pelaku langsung diciduk personil yang sudah menunggunya,”ujar Kapolsek.

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek, korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah, Pihak kami sedang melakukan pengembangan. L300 BK 8051 YD berikut cabainya belum diketahui dimana keberadaannya dan empat orang lainnya masih buron.